Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER TREN] Teknik Pemasangan Batu Bata Rollag | Perjalanan Karier Fajrin Rasyid

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan mewarnai laman Tren sepanjang Jumat (19/6/2020).

Beberapa berita terkait kasus virus corona seperti provinsi dengan kasus terbanyak di Indonesia dan biaya penanganan pasien, menarik bagi pembaca.

Ada pula teknik pemasangan batu bata di atas kusen dan perjalanan karier Fajrin Rasyid hingga menjadi direktur digital Telkom.

Berikut berita terpopuler Tren dari Jumat (19/6/2020) hingga Sabtu (20/6/2020) pagi.

1. Teknik Rollag, pemasangan batu bata di atas kusen 

Unggahan membagikan foto batu bata yang disusun miring di atas kusen pintu maupun jendela, menjadi perbincangan di media sosial pada Kamis (18/6/2020).

Biasanya dalam pembangunan sebuah rumah atau bangunan, batu bata disusun melintang.

Namun, tidak demikian jika di atas kusen pintu dan jendela. Itulah teknik pemasangan batu bata Rollag.

Selengkapnya tentang Teknik Rollag dapat dibaca di sini: 

Teknik Rollag, Ini Alasan Batu Bata di Atas Kusen Disusun Miring

2. 10 Provinsi dengan nol kasus baru Covid-19

Penanganan virus corona di Indonesia sudah memasuki bulan keempat. Meski sejumlah aktivitas masyarakat telah mulai kembali, kasus infeksi hingga saat ini belum menunjukkan tanda akan berakhir.

Bahkan, jumlah infeksi harian melebihi angka 1.000 dalam beberapa hari terakhir.

Pada Kamis (18/6/2020), Indonesia melaporkan 1.331 tambahan kasus baru, sehingga total mencapai 42.762 kasus infeksi.

Selengkapnya tentang 10 Provinsi dengan nol kasus baru Covid-19 dapat dibaca di sini: 

Berikut 10 Provinsi dengan Nol Kasus Baru Covid-19

3. Ramai soal biaya penanganan pasien Covid-19 

Media sosial baru-baru ini tengah diramaikan dengan adanya unggahan tagihan rumah sakit dari penanganan pasien Covid-19 yang jumlahnya cukup mencengangkan.

Salah satu warganet yang mengunggah soal tagihan rumah sakit tersebut yakni akun Twitter Juno, @jtuvanyx pada Selasa (9/6/2020).

"Ini biaya perawatan gw sblm masuk Wisma Atlet dulu. Krn hasil swab blm keluar jd merujuk pd diagnosa Bronchopneumonia (BP).

Kalo ada tmn/kenalan kalian yg bkeliaran di luar tnp masker dan ga soc distancing sodorin tagihan ini aja Udah siap bayar biaya2nya kalo kena Covid?" tulis Juno dalam twitnya.

Selengkapnya soal berita biaya penanganan pasien Covid-19 dapat disimak di sini: 

Ramai soal Biaya Penanganan Pasien Covid-19 sampai Ratusan Juta, Ini Penjelasannya...

4. Update virus corona global 19 Juni

Penyebaran virus corona di dunia, baik dari segi jumlah kasus dan korban jiwa belum menunjukkan adanya tanda-tanda penurunan.

Melansir data dari Worldometers, tercatat ada 8.555.402 kasus di seluruh dunia, dengan jumlah kematian sebanyak 455.200 hingga Jumat (19/6/2020).

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4.503.093 orang.

Selengkapnya mengenai update corona pada 19 Juni dapat dibaca di sini: 

Update Virus Corona Global 19 Juni: 8,5 Juta Orang Terinfeksi | Risiko Golongan Darah A

5. Perjalanan karier Fajrin Rasyid hingga jadi Direktur Digital Telkom

Fajrin Rasyid resmi diangkat menjadi Direktur Digital PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Ia menggantikan posisi Faizal Rochmad Djoemadi.

Nama Fajrin sendiri tidak lagi asing dalam dunia digital.

Sebelum menduduk posisi tersebut, ia dikenal sebagai Presiden Bukalapak sejak tahun 2018 lalu.

Lantas, bagaimana perjalanan karir sebelumnya? Selengkapnya mengenai berita perjalanan karier Fajrin Rasyid simak di sini: 

Perjalanan Karier Fajrin Rasyid, dari Berjualan Mi Ayam hingga Jadi Direktur Digital Telkom

https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/20/061249765/populer-tren-teknik-pemasangan-batu-bata-rollag-perjalanan-karier-fajrin

Terkini Lainnya

Hari Ini dalam Sejarah: 15 April 1912 Titanic Tenggelam di Atlantik

Hari Ini dalam Sejarah: 15 April 1912 Titanic Tenggelam di Atlantik

Tren
Viral, Video WNA di Bali Naik Motor Masuk Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga

Viral, Video WNA di Bali Naik Motor Masuk Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga

Tren
Ramai soal Anggota TNI Disebut Foto Penumpang Tanpa Izin di Kereta, Ini Kata KAI

Ramai soal Anggota TNI Disebut Foto Penumpang Tanpa Izin di Kereta, Ini Kata KAI

Tren
Yordania, Lebanon, dan Irak Buka Kembali Wilayah Udara Usai Serangan Iran ke Israel

Yordania, Lebanon, dan Irak Buka Kembali Wilayah Udara Usai Serangan Iran ke Israel

Tren
Terapis di Sleman Menunggak Sewa, Kabur Bawa 3 AC, Kompor, dan Lemari

Terapis di Sleman Menunggak Sewa, Kabur Bawa 3 AC, Kompor, dan Lemari

Tren
Merunut Hubungan Iran dan Israel, Dulu Kawan, Kini Menjadi Lawan

Merunut Hubungan Iran dan Israel, Dulu Kawan, Kini Menjadi Lawan

Tren
6 Manfaat Makan Bulu Babi bagi Kesehatan, Apa Saja?

6 Manfaat Makan Bulu Babi bagi Kesehatan, Apa Saja?

Tren
Serangan Iran ke Israel Disebut Hanya Ingin Tepati Janji Pembalasan, Jauh dari Potensi Perang Dunia Ketiga

Serangan Iran ke Israel Disebut Hanya Ingin Tepati Janji Pembalasan, Jauh dari Potensi Perang Dunia Ketiga

Tren
[POPULER TREN] Waspadai Maraknya Modus Penipuan Salah Transfer | Perbandingan Kekuatan Militer Iran Vs Israel

[POPULER TREN] Waspadai Maraknya Modus Penipuan Salah Transfer | Perbandingan Kekuatan Militer Iran Vs Israel

Tren
Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Tren
Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Tren
5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

Tren
Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Tren
Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Tren
Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke