Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Memahami Lebih Jauh soal LTMPT, SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN

KOMPAS.com – Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru untuk perguruan tinggi negeri tahun 2020 mengacu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sistemnya kini diterapkan satu pintu.

Penerapan sistem Single Sign On (SSO) ini nantinya bisa diakses melalui akun portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) https://portal.ltmpt.ac.id.

"Tujuan dibuatnya SSO untuk mengintegrasikan data jalur penerimaan calon mahasiswa baru (SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN) sebagai satu kesatuan sistem," ujar Ravik saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/11/2019).

Mari memahami lebih jauh soal LTMPT, SNMPTN, SBMPTN dan UTBK.

LTMPT

LTMPT merupakan akronim dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi.

Melansir dari situs resmi LTMPT, lembaga ini dibentuk untuk meningkatkan kualitas proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Adapun fungsinya untuk mengelola dan mengolah data calon mahasiswa sebagai bagian dari proses seleksi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) oleh rektor PTN.

Selain itu, untuk melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK, serta menyampaikan hasil UTBK kepada peserta dan PTN tujuan.

Secara singkat, LTMPT adalah lembaga penyelenggara untuk tes masuk perguruan tinggi .

Tes tersebut terdiri dari SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN.

Beda SNMPTN, SBMPTN, dan UTBK

SNMPTN

SNMPTN merupakan akronim dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Seleksi ini dilakukan berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya (yang ditetapkan oleh PTN).

Adapun biaya tes ditanggung oleh pemerintah.

Untuk jalur penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN 2020, bagi mereka yang mau mendaftarkan diri, harus membuat akun terlebih dulu di portal LTMPT.

Jalur pendaftaran SNMPTN bisa diakses pada 2 Desember 2019-7 Januari 2020.

Yang perlu diketahui, nantinya para peserta yang lolos SNMPTN 2020 tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2020.

UTBK

UTBK merupakan Ujian tulis Berbasis Komputer. Tes ini terdiri dari tes potensi skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dirancang untuk memprediksi peserta mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

TPS bertujuan untuk mengukur kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Adapun yang akan diuji adalah kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum dan kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Kemampuan kuantitatif mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar.

Sementara, TKA mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah.

Penekanan tes adalah Higher Order Thingking Skills (HOTS)

Peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu tes sesuai dengan kelompok tes yang diikuti (saintek, soshum atau campuran).

Hasil UTBK 2020 juga bisa digunakan oleh PTN dalam penerimaan mahasiswa baru jalur seleksi mandiri 2020.

Pendaftaran UTBK 2020 pada 30 Maret-11 April 2020 dan pelaksanaan UTBK 20-26 April 2020, dan waktu pengumuman 12 Mei 2020.

SBMPTN

SBMPTN adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Jika SNMPTN ditentukan berdasarkan nilai saat sekolah, maka berbeda dengan SBMPTN.

Tes ini ditentukan berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain (yang ditetapkan bersama oleh PTN).

Pelaksanaan tes ini menggunakan komputer dan biaya ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.

Pendaftaran SBMPTN mulai 02-13 Juni 2020 dan pengumuman hasil SBMPTN pada 30 Juni 2020.

https://www.kompas.com/tren/read/2019/12/02/192100765/memahami-lebih-jauh-soal-ltmpt-snmptn-utbk-dan-sbmptn-

Terkini Lainnya

Penjelasan MUI soal Jatah Daging Kurban untuk Panitia Penyembelihan

Penjelasan MUI soal Jatah Daging Kurban untuk Panitia Penyembelihan

Tren
Cara Bikin Ucapan Idul Adha 2024 Pakai Aplikasi, Link Web, dan Fotonya

Cara Bikin Ucapan Idul Adha 2024 Pakai Aplikasi, Link Web, dan Fotonya

Tren
Resep Rendang Sapi Khas Minang, Sajian Istimewa Idul Adha 2024

Resep Rendang Sapi Khas Minang, Sajian Istimewa Idul Adha 2024

Tren
Polisi Jerman ke Suporter Inggris di Euro 2024: Isap Ganja Aja daripada Mabuk Bikin Rusuh!

Polisi Jerman ke Suporter Inggris di Euro 2024: Isap Ganja Aja daripada Mabuk Bikin Rusuh!

Tren
Densus 88 Tangkap Penjual Bubur Terduga Teroris di Karawang

Densus 88 Tangkap Penjual Bubur Terduga Teroris di Karawang

Tren
Tradisi Menelan Ikan Hidup di India Diklaim Bisa Sembuhkan Asma

Tradisi Menelan Ikan Hidup di India Diklaim Bisa Sembuhkan Asma

Tren
Warga AS Tangkap 'Channa Argus' Ikan Berkepala Ular, Hewan Apa Itu?

Warga AS Tangkap "Channa Argus" Ikan Berkepala Ular, Hewan Apa Itu?

Tren
Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha dalam Bahasa Arab dan Inggris Beserta Artinya

Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha dalam Bahasa Arab dan Inggris Beserta Artinya

Tren
Update Kasus Bos Rental Tewas di Pati: Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru, Apa Perannya?

Update Kasus Bos Rental Tewas di Pati: Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru, Apa Perannya?

Tren
Tangan dan Kaki Sering Kesemutan Pertanda Apa? Ini Penyebab yang Harus Diwaspadai

Tangan dan Kaki Sering Kesemutan Pertanda Apa? Ini Penyebab yang Harus Diwaspadai

Tren
Terlalu Banyak Minum Teh dan Kopi, Ini Efek Overdosis Kafein

Terlalu Banyak Minum Teh dan Kopi, Ini Efek Overdosis Kafein

Tren
Kapan Waktu Sarapan Terbaik untuk Kesehatan Tubuh?

Kapan Waktu Sarapan Terbaik untuk Kesehatan Tubuh?

Tren
Manfaat Jalan Kaki 20 Menit Setiap Hari, Apa Saja?

Manfaat Jalan Kaki 20 Menit Setiap Hari, Apa Saja?

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 16-17 Juni

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 16-17 Juni

Tren
[POPULER TREN] PTN yang Masih Buka Seleksi Mandiri | Kriteria Pasien “Gawat Darurat” yang Ditanggung BPJS Kesehatan

[POPULER TREN] PTN yang Masih Buka Seleksi Mandiri | Kriteria Pasien “Gawat Darurat” yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke