Ini Dia, 4 Skenario 4G di Indonesia

Kompas.com - 27/12/2011, 13:16 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com - Di Singapura, teknologi telekomunikasi generasi keempat (4G) sudah mulai diterapkan. Tapi di Indonesia, 4G baru bisa dinikmati sekitar dua hingga tiga tahun lagi.

Hal itu disebabkan spektrum frekuensi teknologi 4G belum ditetapkan. Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Muhammad Budi Setiawan menjelaskan pihaknya saat ini sedang menyesuaikan dengan Roadmap Teknologi di Indonesia hingga 2018.

"Teknologi 4G sebenarnya sudah siap di Indonesia. Operator pun tinggal switching dari 3,5G ke 4G. Tapi ketersediaan frekuensi jaringan 4G saat ini masih belum ada," ungkap Budi saat dihubungi melalui sambungan telepon.

4 Skenario Frekuensi

Ada empat skenario frekuensi yang akan digunakan untuk teknologi 4G Long Term Evolution (LTE):

700 MHz

Saat ini 700 MHz digunakan untuk UHF alias siaran televisi. Jika LTE akan menggunakan frekuensi ini, Budi menjelaskan, pemerintah harus menunggu migrasi dan televisi analog ke televisi digital. Sayangnya, proses migrasi ini diperkirakan baru selesai pada 2018.

1.800 MHz

Frekuensi 1.800 MHz saat ini digunakan oleh operator telekomunikasi GSM. Jika mau, ini merupakan pilihan yang paling mudah bagi operator. Bahkan, pada Oktober 2011 uji coba LTE di frekuensi ini sudah dilakukan oleh Indosat dengan teknologi Nokia Siemens Network.

Masalahnya, kata Budi, penggunaan 1.800 MHz berarti operator ini harus rela membagi frekuensi yang sudah dimilikinya saat ini. Dampaknya, kualitas layanan bisa jadi tak akan sebaik yang dijanjikan.

2.100 MHz

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar