Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

#Subvarian Omicron

Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron Eris Belum Sebabkan Dampak Serius
Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron Eris Belum Sebabkan Dampak Serius
Pakar epidemiologi mengatakan, Covid-19 varian baru bernama Eris, yang merupakan subvarian Omicron E.G 5.1 belum sebabkan dampak serius.
Nasional
Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron Eris Ada di Indonesia, tapi Belum Berdampak Serius
Epidemiolog Sebut Subvarian Omicron Eris Ada di Indonesia, tapi Belum Berdampak Serius
Epidemiolog sebut Covid-19 varian baru bernama Eris sudah masuk di Indonesia. Tapi, ia minta masyarakat tak perlu khawatir karena...
Nasional
Covid-19 Subvarian Arcturus Naik Status Jadi Variant of Interest, Apa Itu dan Bagaimana Dampaknya?
Covid-19 Subvarian Arcturus Naik Status Jadi Variant of Interest, Apa Itu dan Bagaimana Dampaknya?
WHO menaikkan status subvarian Omicron XBB.1.16 atau Arcturus menjadi Variant of Interest (VOI). Berikut penjelasannya.
Tren
Kasus Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus Ditemukan di Jakarta dengan Gejala Baru: Mata Merah dan Belekan
Kasus Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus Ditemukan di Jakarta dengan Gejala Baru: Mata Merah dan Belekan
Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut para pasien subvarian baru ini mayoritas memiliki gejala baru, yaitu mata merah dan belekan.
Megapolitan
Ada 7 Kasus Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus di Indonesia, Ini Rinciannya
Ada 7 Kasus Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus di Indonesia, Ini Rinciannya
Masuknya subvarian Arcturus pertama kali diumumkan Kemenkes pada Jumat (14/4/2023).
Nasional

All News

03:06
Waspada! Kemenkes Sebut Covid-19 Varian Arcturus 1,5 Kali Lebih Menular dari Kraken

Waspada! Kemenkes Sebut Covid-19 Varian Arcturus 1,5 Kali Lebih Menular dari Kraken

video
Waspadai Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus, Dinkes DKI Jakarta Minta Masyarakat Lebih Disiplin Prokes

Waspadai Covid-19 Subvarian Omicron Arcturus, Dinkes DKI Jakarta Minta Masyarakat Lebih Disiplin Prokes

Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik, Epidemiolog Sebut karena Subvarian Omicron dan Lemahnya Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Naik, Epidemiolog Sebut karena Subvarian Omicron dan Lemahnya Protokol Kesehatan

Nasional
Kenali Varian Baru Covid-19 Arcturus, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Varian Baru Covid-19 Arcturus, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
Mengapa Omicron XBB 1.5 Perlu Diwaspadai Penularan hingga Infeksinya?

Mengapa Omicron XBB 1.5 Perlu Diwaspadai Penularan hingga Infeksinya?

Oh Begitu
Fakta-fakta Omicron XBB 1.5 yang Lebih Menular dari Pendahulunya

Fakta-fakta Omicron XBB 1.5 yang Lebih Menular dari Pendahulunya

Oh Begitu
Apa Saja Risiko Infeksi Kraken Omicron Subvarian XBB 1.5?

Apa Saja Risiko Infeksi Kraken Omicron Subvarian XBB 1.5?

Oh Begitu
Muncul Subvarian Covid XBB.1.5, WHO Imbau Pelancong Pakai Masker

Muncul Subvarian Covid XBB.1.5, WHO Imbau Pelancong Pakai Masker

Global
Subvarian Omicron XBB.1.5 Menyebar Cepat di AS

Subvarian Omicron XBB.1.5 Menyebar Cepat di AS

Global
Muncul Subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken, Kemenkes: Belum Ada di Indonesia

Muncul Subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken, Kemenkes: Belum Ada di Indonesia

Nasional
Ada 15 Kasus BF.7 di Indonesia, Kemenkes: 9 Kasus merupakan Transmisi Lokal

Ada 15 Kasus BF.7 di Indonesia, Kemenkes: 9 Kasus merupakan Transmisi Lokal

Nasional
Tekan Varian BF.7, Dinkes DKI Perketat Pemeriksaan Positif COVID-19

Tekan Varian BF.7, Dinkes DKI Perketat Pemeriksaan Positif COVID-19

Megapolitan
Sudah Masuk Indonesia, Simak Gejala Infeksi Covid-19 Omicron BF.7

Sudah Masuk Indonesia, Simak Gejala Infeksi Covid-19 Omicron BF.7

Tren
Subvarian Omicron BF.7 Muncul di RI, Kemenkes: Belum Ada Tanda Peningkatan

Subvarian Omicron BF.7 Muncul di RI, Kemenkes: Belum Ada Tanda Peningkatan

Nasional
Menkes Sebut Covid-19 Subvarian BF.7 Hadir di RI, Sudah Ada 15 Kasus

Menkes Sebut Covid-19 Subvarian BF.7 Hadir di RI, Sudah Ada 15 Kasus

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.