Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah VOC: Latar Belakang, Tujuan, Hak Istimewa, dan Pembubarannya

Kompas.com - 13/01/2024, 18:00 WIB
Widya Lestari Ningsih

Penulis

Sumber Kompas.com

KOMPAS.com - VOC singkatan dari Vereenigde Oostindische Compagnie (Perusahaan Hindia Timur Belanda).

VOC adalah kongsi dagang Belanda yang didirikan pada 20 Maret 1602 atas usulan Johan van Oldenbarneveld.

Meski dibentuk sebagai organisasi dagang, pada perkembangannya VOC memiliki kekuasaan politik cukup besar di Indonesia, layaknya sebuah negara.

Apa latar belakang terbentuknya VOC dan bagaimana sejarah VOC di Indonesia?

Baca juga: Heeren Zeventien, Dewan Tujuh Belas VOC

Latar belakang VOC

Sejarah lahirnya VOC bermula dari masalah yang timbul setelah Belanda mendaratkan ekspedisinya di Nusantara untuk pertama kali pada 1596, di bawah pimpinan Cornelis de Houtman.

Sejak saat itu, ekspedisi-ekspedisi Belanda berhasil mengadakan perdagangan rempah-rempah, yang mendorong para pengusaha lainnya untuk berbisnis di Nusantara, hingga timbul persaingan.

Akibat persaingan tersebut, keuntungan mereka justru merosot tajam. Oleh karena itu, Johan van Oldenbarneveld menyarankan agar semua perusahaan niaga Belanda disatukan.

Permasalahan itulah yang menjadi latar belakang berdirinya VOC.

VOC dibentuk oleh Pemerintah Belanda pada 20 Maret 1602, di Amsterdam, Belanda, dengan markas besar para dewan di sana.

VOC dipimpin oleh sebuah dewan beranggotakan 17 orang direktur yang disebut Dewan Tujuh Belas atau Heeren Zeventien, yang berkedudukan di Amsterdam dan menjalankan tugasnya dari sana.

Tujuh belas direktur tersebut merupakan perwakilan dari enam kongsi dagang (kamers) yang melebur menjadi VOC.

Baca juga: Latar Belakang Pembentukan VOC

Enam kongsi dagang tersebut adalah Amsterdam, Zeeland, Delft, Rotterdam, Hoorn, dan Enkhuizen.

Heeren Zeventien biasanya mengadakan pertemuan di Amsterdam dan Middleburg (Zeeland) sebanyak dua kali dalam setahun.

Berbagai keberhasilan yang diraih VOC pun membuat Heeren Zeventien kewalahan. Terlebih lagi, persaingan dan permusuhan dengan bangsa Eropa lainnya juga semakin keras.

Pada akhirnya, Dewan Tujuh Belas sepakat untuk menciptakan kelembagaan baru dalam organisasi VOC, yakni jabatan Gubernur Jenderal dan Dewan Hindia.

Halaman:
Sumber Kompas.com
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sejarah Koperasi di Dunia

Sejarah Koperasi di Dunia

Stori
Sejarah Senam di Dunia

Sejarah Senam di Dunia

Stori
Hindun binti Utbah, Pemakan Hati Paman Rasulullah yang Bertobat

Hindun binti Utbah, Pemakan Hati Paman Rasulullah yang Bertobat

Stori
Kisah Perjuangan RA Kartini

Kisah Perjuangan RA Kartini

Stori
Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan dari Jepara

Biografi RA Kartini, Pejuang Emansipasi Perempuan dari Jepara

Stori
Alasan Masa Bercocok Tanam Dianggap sebagai Tonggak Kemajuan Manusia

Alasan Masa Bercocok Tanam Dianggap sebagai Tonggak Kemajuan Manusia

Stori
Sejarah Pertempuran Selat Sunda

Sejarah Pertempuran Selat Sunda

Stori
9 Kerajaan Islam di Papua

9 Kerajaan Islam di Papua

Stori
Kenapa Tan Malaka Dieksekusi Mati oleh Tentara?

Kenapa Tan Malaka Dieksekusi Mati oleh Tentara?

Stori
Manusia Purba Pertama yang Memanfaatkan Api

Manusia Purba Pertama yang Memanfaatkan Api

Stori
Pengaruh Islam dalam Bidang Seni Tari dan Musik

Pengaruh Islam dalam Bidang Seni Tari dan Musik

Stori
Runtuhnya Kerajaan Yerusalem

Runtuhnya Kerajaan Yerusalem

Stori
Isi Piagam PBB

Isi Piagam PBB

Stori
Romukyokai, Panitia Pengelola Romusha

Romukyokai, Panitia Pengelola Romusha

Stori
Mengapa Imam Hanafi Mendapat Gelar Ahlul Ra'yi?

Mengapa Imam Hanafi Mendapat Gelar Ahlul Ra'yi?

Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com