Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Suku yang Ada di Papua?

Kompas.com - 16/03/2023, 14:00 WIB
Susanto Jumaidi,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Papua merupakan wilayah yang berada di paling timur Negara Republik Indonesia.

Papua memiliki bentang alam yang masih asri dengan keragaman flora dan fauna.

Wilayah Papua berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan dipisahkan laut sebagai batas dengan negara-negara tetangga.

Karakteristik orang-orang Papua melengkapi keberagaman Indonesia. Penamaan Papua pun berasal dari bahasa Melayu yang berarti keriting, sebagaimana ciri fisik masyarakatnya.

Di balik karakteristik dan kebudayaan masyarakatnya yang unik, Papua juga menyimpan ragam suku bangsa.

Papua memiliki ratusan suku bangsa yang mengelompokkan corak kultural masing-masing.

Tercatat, terdapat 255 suku yang ada di Papua, di antaranya adalah:

  • Ansus
  • Amungme
  • Asmat
  • Ayamaru, mendiami daerah Sorong.
  • Bauzi
  • Biak
  • Dani
  • Empur, mendiami daerah Kebar dan Amberbaken.
  • Hatam, mendiami daerah Ransiki dan Oransbari.
  • Iha
  • Komoro
  • Mee, mendiami daerah pegunungan Paniai.
  • Meyakh, mendiami Kota Manokwari.
  • Moskona, mendiami daerah Merdei.
  • Nafri
  • Sentani, mendiami sekitar danau Sentani.
  • Souk, mendiami daerah Anggi dan Manyambouw.
  • Waropen
  • Wamesa mendiami daerah sebelah selatan Teluk Wondawa (Wandamen).
  • Muyu
  • Tobati
  • Enggros
  • Korowai
  • Fuyu

Baca juga: Suku Asli di Sumatera Selatan

Suku Marind Anim

Suku Marind Anim juga termasuk suku asli yang ada di Papua. Mereka banyak mendiami kawasan di Kabupaten Merauke.

Letak pasti orang-orang Suku Marind Anim ada di tiga kecamatan di Kabupaten Merauke, yaitu Kecamatan Okaba, Muting, dan Kecamatan Merauke.

Dalam interaksi sehari-harinya, orang-orang suku ini menggunakan bahasa sendiri yang disebut dengan bahasa Marind Anim.

Bahasa Marind Anim terbagi lagi dalam tiga jenis dialek, yaitu dialek Gawir, dialek Sangase dan Imaz.

Bahasa ini memiliki kemiripan dengan bahasa suku Jee-anim, di Papua Nugini.

Suku Asmat

Suku Asmat merupakan salah satu suku bangsa asli Papua yang sangat familiar dengan telinga masyarakat Indonesia.

Suku Asmat sangat banyak yang menempati kawasan di sebelah selatan Papua, termasuk juga Mimika.

Secara spesifik mereka banyak lebih suka mendiami kawasan yang berdekatan dengan sungai-sungai besar, seperti Sungai Pomats, Sungai Undir, dan sebagainya.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sejarah Pura Pucak Mangu di Kabupaten Badung

Sejarah Pura Pucak Mangu di Kabupaten Badung

Stori
Sejarah Penemuan Angka Romawi

Sejarah Penemuan Angka Romawi

Stori
7 Organisasi Persyarikatan Muhammadiyah

7 Organisasi Persyarikatan Muhammadiyah

Stori
Natipij, Organisasi Kepanduan Islam Era Hindia Belanda

Natipij, Organisasi Kepanduan Islam Era Hindia Belanda

Stori
7 Situs Sejarah di Kabupaten Kediri

7 Situs Sejarah di Kabupaten Kediri

Stori
Sejarah Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Sejarah Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Stori
Sejarah Pura Luhur Batukaru di Tabanan

Sejarah Pura Luhur Batukaru di Tabanan

Stori
Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Andalusia

Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Andalusia

Stori
Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Damaskus

Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Damaskus

Stori
Kehidupan Ekonomi Manusia pada Masa Bercocok Tanam

Kehidupan Ekonomi Manusia pada Masa Bercocok Tanam

Stori
Latar Belakang Lahirnya Sumpah Pemuda

Latar Belakang Lahirnya Sumpah Pemuda

Stori
Prasangka dalam Keberagaman

Prasangka dalam Keberagaman

Stori
Sejarah Kedatangan Jepang ke Pulau Jawa

Sejarah Kedatangan Jepang ke Pulau Jawa

Stori
Kenapa Khalifah Al-Adil I Dijuluki Pedang Iman?

Kenapa Khalifah Al-Adil I Dijuluki Pedang Iman?

Stori
Sejarah Perkembangan Kodifikasi Hadis

Sejarah Perkembangan Kodifikasi Hadis

Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com