Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ekonomi Global, Tantangan di Masa Pandemi

Kompas.com - 08/09/2022, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonomi global juga lazim dikenal sebagai ekonomi dunia.

Ekonomi global berlandaskan ekonomi nasional seluruh negara di muka Bumi.

Ekonomi global pada titik pandang tertentu berfokus pada ekonomi masyarakat lokal yang saling berkait satu sama lain.

Baca juga: Di Hadapan Delegasi G20, Suharso Ingatkan Pentingnya Perlindungan Sosial

Pandemi

Subsidi BBM banyak dinikmati orang kaya, sehingga pola subsidi saat ini dinilai tidak tepat sasaran. DOK PT Pertamina Patra Niaga Subsidi BBM banyak dinikmati orang kaya, sehingga pola subsidi saat ini dinilai tidak tepat sasaran.

Ekonomi global, termutakhir sebagaimana laporan dari Global Economic Prospect (GEP) edisi Juni 2022 berhadapan dengan tantangan di masa pandemi Covid-19.

Rerata, tantangan itu sudah mengemuka sejak 2019.

GEP menyebut ada perlambatan pertumbuhan ekonomi global secara signifikan sjak 2021.

Angkanya adalah 5,7 persen, susut menjadi 2,9 persen pada 2022.

Pemicu perlambatan signifikan adalah adanya eskalasi atau kenaikan berbagai risiko.

Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.Shutterstock/Pordee Aomboon Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.

Mahal

Ilustrasi uang rupiah. BPR Aceh Utara dilaporkan tidak menyetorkan laba sebagai pendapatan asli daerah (PAD) sejak enam tahun terakhir.SHUTTERSTOCK/AIRDRONE Ilustrasi uang rupiah. BPR Aceh Utara dilaporkan tidak menyetorkan laba sebagai pendapatan asli daerah (PAD) sejak enam tahun terakhir.

Menurut GEP, risiko itu terjadi lantaran guncangan rantai pasokan.

Akibatnya, ada peningkatan harga komoditas dan ongkos produksi.

GEP dalam pandangannya menyebut bahwa kenaikan harga menjadi lebih mahal itu bisa terjadi dalam kurun waktu 2023 hingga 2030.

Berangkat dari pertimbangan itulah Indonesia, menurut GEP akan terdampak bersama-sama dengan seluruh negara di dunia.

Indonesia harus bergerak memanfaatkan momen untuk makin bersaing sekaligus maju bersama.

G20

Para delegasi negara-negara G20 diajak mengikuti kesenian Genjek khas Karangasem yang mengekspresikan kegembiraan dan keakraban dalam  pergaulan masyarakat BaliDok. Kemendikbud Ristek Para delegasi negara-negara G20 diajak mengikuti kesenian Genjek khas Karangasem yang mengekspresikan kegembiraan dan keakraban dalam pergaulan masyarakat Bali

Salah satu momen untuk memenangi hal tersebut adalah Presiden G20 yang kini dipegang Indonesia.

Di tengah tantangan tersebut, Indonesia beserta negara-negara di dunia terus bergerak untuk melakukan perbaikan dan bertumbuh.

Langkah-langkah Indonesia bersama banyak negara sesuai dengan tema agenda G20 yakni “Recover Together, Recover Stronger”.

Salah satu hal yang akan diwujudkan Indonesia adalah menghelat Indonesia Leadership Conference 2022 sebagaimana dikatakan Atok R Aryanto, Chairman IDLC 2022.

Indonesia Leadership Conference 2022 mengusung judul “How Leaders Shape Future-Ready Workforce”.

Pertemuan akan terlaksana pada 18-19 Oktober 2022 pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Topik yang menjadi pembicaraan adalah menjawab tantangan ekonomi global di masa kini dan mendatang.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers setelah meninjau langsung penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Pos Bandar Lampung, Sabtu (3/9/2022) pagi.Dokumentasi/Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers setelah meninjau langsung penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Pos Bandar Lampung, Sabtu (3/9/2022) pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+