Mengapa Sultan Agung Bersikeras untuk Mengusir VOC dari Batavia?

Kompas.com - 16/08/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Sultan Agung adalah raja terbesar Kesultanan Mataram yang berkuasa antara 1613-1645.

Di bawah kekuasaannya, Mataram Islam menjadi salah satu kerajaan terbesar dan paling dihormati di Nusantara.

Selain dikenal sebagai pembawa kejayaan Kesultanan Mataram, Sultan Agung adalah pemimpin yang sangat membenci VOC.

Bahkan Sultan Agung mengirim dua kali serangan untuk menggempur kedudukan VOC di Batavia, yakni pada 1628 dan 1629.

Meski serangannya mengalami kegagalan, Sultan Agung tidak pernah berhenti berupaya mengusir VOC dari Batavia.

Lantas, mengapa Sultan Agung bersikeras untuk mengusir VOC dari Batavia?

Baca juga: Meninggalnya Sultan Agung, Raja Terbesar Kesultanan Mataram

Awal hubungan VOC dan Mataram

Kepentingan VOC di Jawa tidak berfokus pada perdagangan antarbenua, tetapi kebutuhan konsumsi VOC di Asia.

VOC membutuhkan Mataram untuk penyediaan bahan makanan para pegawai dan tentaranya, serta penyediaan kayu jati untuk perbaikan kapal dan perumahan pejabatnya di Batavia.

Atas dasar itu, pada awalnya hubungan dagang antara VOC dan Mataram terjalin dengan baik.

Bahkan, kantor dagang VOC yang pertama di wilayah Mataram adalah di Jepara.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.