Proses Pembentukan Partai Politik di Awal Kemerdekaan

Kompas.com - 12/08/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com – Pembentukan partai politik di Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak masa penjajahan Belanda tahun 1912.

Sejak saat itu, partai politik di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring dengan bertumbuhnya pergerakan nasional.

Kemunculan organisasi politik di Indonesia sendiri masih berkaitan dengan diberlakukannya kebijakan Politik Etis Belanda yang memberi akses pendidikan kepada rakyat pribumi.

Berikut ini proses pembentukan partai politik di awal kemerdekaan.

Baca juga: Pembentukan Berbagai Partai Politik Pasca Indonesia Merdeka

Mengeluarkan Maklumat 3 November 1945

Partai politik yang pertama kali dibentuk di Indonesia adalah De Indische Partij pada 25 Desember 1912, oleh Douwes Dekker, Ki Hadjar Dewantara, dan Tjipto Mangoenkoesoemo.

Lahirnya De Indiche Partij menjadi tonggak awal adanya pergerakan dan kesadaran nasionalisme.

Seiring berjalannya waktu, partai politik lain satu per satu juga mulai terbentuk di Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, pemerintah beberapa kali mengeluarkan maklumat, salah satunya maklumat 3 November 1945.

Maklumat 3 November 1945 dikeluarkan dan ditandatangani oleh Wakil Presiden Indonesia Mohammad Hatta di Jakarta, yang berisi imbauan tentang pendirian partai politik.

Pada 29 Agustus 1945, pemerintah membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang bertugas membantu presiden.

Setelah itu, pemerintah mendirikan Kabinet Presidensial pada 12 September 1945, yang menandakan bentuk pemerintahan presidensial dengan Partai Nasional Indonesia (PNI) sebagai partai tunggal.

Keputusan penetapan partai tunggal ini menuai cukup banyak kontroversi, khususnya bagi kelompok sosialis yang dipimpin Sutan Sjahrir, karena dianggap dapat menjadikan pemerintahan yang diktator.

Menanggapi pertentangan tersebut, Badan Pekerja KNIP (BP-KNIP) mengusulkan kepada pemerintah agar rakyat diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk mendirikan partai politik.

Menindaklanjuti usulan tersebut, pemerintah menandatangani maklumat politik yang diwakili oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta pada 3 November 1945.

Tujuan Maklumat 3 November 1945 adalah untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi dan mengimbau pendirian partai politik yang sebanyak-banyaknya.

Isi Maklumat 3 November 1945 adalah:

  • Pemerintah menyukai terbentuknya partai-partai politik karena dianggap dapat mengarahkan pemerintahan dan masyarakat ke arah lebih baik.
  • Harapan agar partai politik sudah tersusun sebelum pemilihan anggota badan perwakilan rakyat bulan Januari 1946 diselenggarakan.

Baca juga: Apa Tujuan Dikeluarkannya Maklumat 3 November 1945?

Partai politik yang terbentuk

Setelah Maklumat Wakil Presiden X dikeluarkan, partai-partai politik yang resmi dibentuk adalah sebagai berikut:

  1. Masyumi: 7 November 1945
  2. PKI: 7 November 1945
  3. Partai Buruh Indonesia (PBI: 8 November 1945
  4. Partai Rakyat Jelata: 8 November 1945
  5. Partai Kristen Indonesia (Parkindo): 10 November 1945
  6. Partai Sosialis Indonesia (PSI): 20 November 1945
  7. Partai Rakyat Sosialis (PRS): 20 November 1945
  8. Partai Katholik Republik Indonesia (PKRI): 8 Desember 1945
  9. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai): 17 Desember 1945
  10. Partai Nasional Indonesia (PNI): 29 Januari 1946.

Maklumat 3 November 1945 menjadi landasan utama yang mengatur partai politik di Indonesia selama sekitar 14 tahun.

Maklumat 3 November 1945 akhirnya dicabut oleh pemerintah melalui Penpres Nomor 7 Tahun 1959 tentang Syarat-syarat dan Penyederhanaan Kepartaian yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada 31 Desember 1959.

 

Referensi:

  • Kartasasmita, Ginandjar. (1995). 30 Tahun Indonesia Merdeka. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Kompas.com


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.