Mengapa Konstantinopel Diperebutkan?

Kompas.com - 11/08/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Konstantinopel adalah sebutan lama untuk Kota Istanbul di Turki.

Kota yang telah eksis sejak abad ke-7 SM ini menyimpan sejarah kedigdayaan beberapa bangsa.

Hal ini karena wilayahnya kerap diperebutkan oleh banyak bangsa, meski hanya sebagian kecil yang berhasil menguasainya.

Lantas, mengapa Konstantinopel diperebutkan?

Baca juga: Muhammad Al Fatih, Sultan Ottoman Penakluk Konstantinopel

Lokasinya strategis

Salah satu keistimewaan Kota Konstantinopel adalah wilayahnya masuk dalam benua Asia dan Eropa.

Kondisi itu membuat lokasinya sangat strategis, karena berada di persimpangan rute perdagangan darat antara Asia dan Eropa.

Konstantinopel juga terletak di ujung semenanjung berbentuk segitiga, sehingga secara alami wilayahnya dikelilingi oleh perairan di ketiga sisinya.

Alhasil, kota ini memiliki akses langsung melalui laut ke Afrika, Mediterania, dan Laut Hitam.

Berkat letak geografisnya, Konstantinopel terbukti berperan penting bagi orang-orang Yunani dan Romawi, yang membangun kota ini sejak abad ke-7 SM.

Saat itu, Konstantinopel masih bernama Byzantium. Namanya baru diubah menjadi Konstantinopel setelah ditetapkan sebagai ibu kota kekaisaran oleh Kaisar Romawi Konstantinus Agung pada tahun 330.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.