Si Tanduk Panjang, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara

Kompas.com - 19/07/2022, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Si Tanduk Panjang merupakan sebuah cerita rakyat yang berkembang dan populer di kalangan masyarakat Batak di Sumatera Utara.

Cerita Rakyat ini mengisahkan sepasang suami istri yang tidak bersyukur. Mereka berharap dikaruniai anak laki-laki, dan malah melahirkan anak bertanduk yang akhirnya dibuang.

Lahirnya Si Tanduk Panjang

Dahulu kala, di sebuah desa tinggal keluarga miskin yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan seorang anak perempuan.

Keluarga ini sangat sayang terhadap anaknya. Namun, mereka kecewa karena belum dikaruniai seorang anak laki-laki.

Mereka kemudian berdoa tiap hari supaya dikaruniai anak laki-laki sebagai penyambung keturunan.

Setelah sekian lama mereka berdoa, akhirnya sang istri tersebut hamil hingga melahirkan seorang bayi laki-laki.

Namun, bayi tersebut memiliki sepasang tanduk di kepalanya. Merasa malu, kedua orangtuanya berniat membuang anak tersebut ke sungai.

Sang bayi dimasukkan ke dalam peti yang di dalamnya diisi telur ayam dan beberapa butir beras sebelum menghanyutkannya di sungai.

Sementara itu, sang kakak perempuan yang mengetahui perbuatan orangtuanya merasa sedih. Ia kemudian meninggalkan rumah dan mengikuti adiknya yang dihanyutkan.

Tumbuh beruntung

Sang kakak perempuan terus mengikuti ke mana saja sang adik tersebut hanyut di sungai.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.