Sejarah Lahirnya UU Nomor 26 Tahun 2000

Kompas.com - 17/05/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - UU Nomor 26 Tahun 2000 adalah undang-undang yang berisi tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Tujuan dikeluarkannya undang-undang ini adalah untuk menciptakan kepastian hukum serta penegakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lewat UU Nomor 26 Tahun 2000, pemerintah diharapkan dapat melindungi Hak Asasi Manusia (HAM), baik secara individual maupun masyarakat.

Lantas, bagaimana sejarah lahirnya UU Nomor 26 Tahun 2000?

Baca juga: Isi UU Nomor 26 Tahun 2000

Latar belakang UU Nomor 26 Tahun 2000

Pelanggaran HAM berat pada masa Orde Baru dan periode sebelumnya masih belum memiliki aturan hukum yang jelas.

Sebutan pelanggaran HAM berat sendiri baru muncul setelah hebatnya dampak yang dirasakan masyarakat akibat perbuatan orang lain yang menyengsarakan jiwa, raga, dan martabat manusia.

Tidak sedikit juga tindak kejahatan tersebut dilakukan guna menyerang dan menghancurkan orang-orang atau sekelompok orang yang kemudian berdampak luas.

Adapun beberapa peristiwa di Indonesia yang dianggap sebagai pelanggaran HAM berat adalah Tragedi Trisakti, yang menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti, dan Tragedi Semanggi.

Pada kedua tragedi tersebut, dapat dikatakan bahwa pemerintah secara tidak langsung bermaksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sekelompok bagian masyarakat.

Baca juga: 4 Mahasiswa yang Gugur dalam Tragedi Trisakti

Dalam sejarah perkembangan HAM di Indonesia, pemerintah memang sudah mengeluarkan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.