Sultan Zainal Abidin, Peletak Dasar Islam di Kerajaan Ternate

Kompas.com - 24/03/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Sultan Zainal Abidin merupakan penguasa Kerajaan Ternate ke-18, yang memerintah antara 1486 hingga 1500.

Ia merupakan penguasa Ternate pertama yang menggunakan gelar sultan, setelah masuk Islam pada akhir abad ke-15.

Sebelumnya, gelar bagi penguasa Kerajaan Ternate adalah kolano atau raja. Sultan Zainal Abidin juga merombak sistem pemerintahan kerajaan.

Kerajaan Ternate pun resmi menjadi pemerintahan bercorak Islam dan Sultan Zainal Abidin dianggap sebagai peletak dasar Islam di sana.

Baca juga: Kerajaan Ternate: Sejarah, Letak, Masa Kejayaan, dan Peninggalan

Memeluk Islam

Tidak diketahui Sultan Zainal Abidin lahir pada tahun berapa. Namun yang pasti, ia merupakan putra dari Kolano Marhum, Raja Ternate periode 1465-1486.

Kolano Marhum diketahui sebagai Raja Ternate pertama yang memeluk Islam. Oleh karena itu, Zainal Abidin pun mendapatkan pendidikan agama Islam sejak kecil.

Ia mendapat pendidikan Islam langsung dari ulama asal Jawa bernama Datuk Maulana Hussein.

Datuk Maulana Hussein inilah yang berdakwah di Kerajaan Ternate ketika diperintah oleh Kolano Marhum.

Kendati demikian, ada sumber lain, yaitu Hikayat Tanah Hitu karya Rijali, yang menyatakan bahwa penguasa Ternate pertama yang memeluk Islam adalah Zainal Abidin.

Baca juga: Tabariji, Sultan Ternate yang Dikendalikan Portugis

Menjadi Sultan Ternate

Setelah Kulano Marhum turun takhta pada 1486, Zainal Abidin menggantikannya ayahnya sebagai pemimpin Kerajaan Ternate.

Delapan tahun kemudian, atau pada 1494, Zainal Abidin pergi ke Jawa untuk memperdalam agama Islam.

Zainal Abidin menuju pondok pesantren milik Sunan Giri, di mana ia mendapat julukan Sultan Bulawa atau Sultan Cengkih.

Julukan yang diberikan kepada Zainal Abidin ini karena ia datang ke Jawa membawa cengkih dari Bulawa, Gorontalo.

Setelah memperdalam agama Islam di Jawa selama beberapa waktu, Zainal Abidin kembali ke Ternate.

Baca juga: Strategi Dakwah Wali Songo

Peran Sultan Zainal Abidin

Dari Jawa, Zainal Abidin membawa beberapa ulama untuk mengembangkan agama Islam di kerajaannya, salah satunya adalah Tuhubahanul.

Ia kemudian menggunakan gelar sultan, sebagai ganti dari gelar kolano, yang digunakan sebelumnya.

Selain itu, Sultan Zainal Abidin mulai mengganti sistem pemerintahan Kerajaan Ternate menjadi bercorak Islam dan menerapkan hukum Islam di seluruh kesultanan.

Sultan Zainal Abidin juga berperan mengembangkan Islam di kerajaannya. Salah satunya dengan mendirikan beberapa sekolah Islam.

Para pengajar dari sekolah Islam yang dibangun oleh Sultan Zainal Abidin berasal dari Jawa.

Setelah Islam berkembang di Ternate, pengaruhnya kemudian menyebar ke seluruh Maluku.

Perkembangan Islam di Maluku pun semakin pesat setelah Sultan Zainal Abidin meninggal pada tahun 1500.

Sepeninggal Sultan Zainal Abidin, tampuk kekuasaan Kesultanan Ternate jatuh ke tangan putranya, Sultan Bayanullah.

 

Referensi:

  • Pulungan, J. Suyuthi. (2019). Sejarah Peradaban Islam di Indonesia. Jakarta: AMZAH.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.