Biografi Al-Farabi, Guru Kedua Filsafat Setelah Aristoteles

Kompas.com - 25/01/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.comAl-Farabi adalah seorang ilmuwan, filsuf, dan ahli hukum Islam dari Farab, Kazakhstan.

Orang-orang Barat mengenalnya sebagai Alpharabius, Al Farabi, Farabi, atau Abu Nasir.

Al-Farabi adalah tokoh dalam bidang filsafat yang sering disebut sebagai "Guru Kedua", mengikuti Aristoteles yang dikenal sebagai "Guru Pertama".

Ia berperan menerjemahkan teks-teks Yunani asli selama Abad Pertengahan. Risalah dan tafsirnya pun memengaruhi banyak filsuf terkemuka, seperti Avicenna dan Maimonides.

Melalui karya-karyanya, Al-Farabi menjadi terkenal di Barat maupun Timur.

Baca juga: Biografi Imam Abu Dawud, Salah Satu Penyusun Kitab Hadis Utama

Kehidupan awal

Al-Farabi lahir di Farab, Kazakhstan, pada 872 dari seorang ayah keturunan Persia dan ibu berdarah Turki.

Nama lengkap Al-Farabi adalah Abu Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi.

Sejak kecil, ia sudah menampakkan kecerdasan istimewa dan bakat besar pada hampir setiap subjek yang dipelajari.

Pada masa awal pendidikannya, Al-Farabi belajar Al Quran, tata bahasa, kesusastraan, ilmu-ilmu agama (fikih, tafsir, dan hadis), aritmetika dasar, hingga musik.

Setelah itu, ia pergi ke Bagdad untuk menuntut ilmu selama 20 tahun. Pada 920, Al-Farabi mengembara ke Kota Harran, yang terletak di utara Suriah, yang saat itu menjadi pusat kebudayaan Yunani di Asia kecil.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.