Sistem Autarki: Sejarah dan Penerapannya di Indonesia

Kompas.com - 22/01/2022, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Autarki adalah sistem perekonomian swasembada dan perdagangan terbatas yang dilakukan dalam suatu negara.

Sistem ini diterapkan dengan tujuan agar setiap daerah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

Beberapa negara yang pernah menerapkan kebijakan ini dalam perekonomiannya adalah Jepang, Brazil, India, dan Korea Utara.

Ketika menjajah Indonesia, Jepang membuat berbagai kebijakan, salah satunya adalah sistem Autarki, di mana setiap daerah diharapkan mampu mencukupi kebutuhannya sendiri.

Baca juga: Sistem Ekonomi Liberal pada Masa Kolonial dan Kondisi Masyarakat

Sejarah

Kata autarki berasal dari bahasa Yunani yang berarti swasembada (usaha mencukupi kebutuhan sendiri).

Munculnya sistem Autarki dilatarbelakangi oleh peristiwa pada Zaman Perunggu, di mana peradabannya runtuh karena selalu bergantung dengan perdagangan dari luar.

Dalam perkembangannya, terbentuklah sistem Autarki dari budaya politik Yunani, yang menekankan pada swasembada ekonomi dan pemerintahan yang mandiri.

Sistem Autarki dapat dikatakan kebalikan dari sistem ekonomi liberal, yang cenderung mendorong terjadinya arus bebas barang dan jasa.

Sementara dalam sistem Autarki, barang dan jasa hanya berputar dalam lingkungan domestik.

Baca juga: Kebijakan Perdagangan Internasional Bidang Ekspor dan Impor

Negara yang menerapkan Autarki

Di era globalisasi seperti sekarang, sebetulnya sistem Autarki sudah sangat jarang digunakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.