Kerugian yang Diderita Jerman Akibat Perjanjian Versailles

Kompas.com - 14/01/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Perjanjian Versailles merupakan perjanjian damai yang disepakati Sekutu dan Jerman pada akhir Perang Dunia I.

Perjanjian ini dibuat di Versailles, Prancis, pada 28 Juni 1919, yang bertujuan mendamaikan Sekutu dan Jerman, sekaligus menandai berakhirnya Perang Dunia I.

Namun, setelah perjanjian ini, Jerman merasa diinjak-injak harga dirinya karena diperlakukan tidak adil dan dirugikan.

Lantas, mengapa Jerman merasa diperlakukan tidak adil melalui Perjanjian Versailles?

Baca juga: Perjanjian Damai Pasca Perang Dunia 1

Isi Perjanjian Versailles

Sebelum negosiasi di mulai, Jerman telah menerima rumusan Presiden Amerika Serikat (AS) Woodrow Wilson yang terdiri dari 14 poin untuk mengatur gencatan senjata.

Ketika negosiasi berjalan dalam Konferensi Perdamaian Paris yang dilaksanakan pada musim semi 1919, pihak yang merancang isi perjanjian didominasi oleh para pemimpin negara yang disebut The Big Four.

Mereka adalah Perdana Menteri Georges Clemenceau dari Perancis, Perdana Menteri Vittorio Emanuele Orlando dari Italia, Peradna Menteri David Lloyd George dari Inggris, dan Presiden Woodrow Wilson dari Amerika Serikat.

Kemudian, lahirlah Perjanjian Versailles yang isinya sebagai berikut.

  • Pembatasan kekuatan militer Jerman
  • Jerman menyerahkan wilayah Alsace-Lorraine kepada Perancis
  • Jerman menyerahkan wilayah Eupen dan Malmedy kepada Belgia
  • Sekutu mengambil alih seluruh wilayah jajahan Jerman
  • Jerman harus membayar ganti rugi perang
  • Pelabuhan Danzig berada dibawah pengawasan Liga Bangsa Bangsa

Baca juga: Mengapa Perang Dunia I Menyebar ke Berbagai Negara?

Kerugian Jerman akibat Perjanjian Versailles

Setelah Perjanjian Versailles, Jerman merasa dirugikan dan bahkan berniat akan membalas dendam.

Salah satu alasannya adalah, Jerman merasa ditipu, karena seharusnya isi perjanjian berdasarkan 14 poin yang dirumuskan Woodrow Wilson.

Namun, pemimpin negara The Big Four ternyata tidak setuju, sehingga merumuskan klausul-klausul baru yang jauh merugikan Jerman.

Hal ini dilakukan agar Jerman tidak akan muncul kembali sebagai kekuatan yang mengancam kedamaian di Eropa.

Pada akhirnya, Jerman merasa dilumpuhkan tidak hanya secara militer, tetapi juga ekonomi. Berikut ini kerugian yang diderita Jerman akibat Perjanjian Versailles.

  • Wakil-wakil Jerman tidak mendapat jatah bicara dan hanya diizinkan menandatangani perjanjian yang telah disusun Sekutu.
  • Jerman harus menerima tanggung jawab penuh sebagai penyebab peperangan dan wajib mengganti biaya kerugian perang sebesar 132 miliar Mark.
  • Populasi dan wilayah Jerman berkurang sekitar 10 persen akibat Perjanjian Versailles.
  • Jerman mengalami krisis politik dan ekonomi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.