Asal-usul Nama Semarang, dari Pohon Asam

Kompas.com - 24/09/2021, 13:00 WIB
Heerenstraat di Kota Semarang yang kini menjadi Jl Letjen Suprapto. Foto diambil sebelum tahun 1933. TropenmuseumHeerenstraat di Kota Semarang yang kini menjadi Jl Letjen Suprapto. Foto diambil sebelum tahun 1933.

KOMPAS.com - Kota Semarang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah. 

Di masa lampau, Kota Semarang memegang peranan penting bagi Hindia Belanda karena merupakan satu dari tiga pusat pelabuhan (Jakarta dan Surabaya) yang memasok hasil bumi dari wilayah pedalaman Jawa.

Nama Semarang berasal dari Pohon Asam

Baca juga: Jumlah Kabupaten dan Provinsi di Indonesia

Asal Usul 

Sejarah Kota Semarang dimulai sejak abad ke-8 masehi. 

Kota ini berawal dari daerah pesisir bernama Pragota, merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. 

Dulunya, daerah ini dijadikan sebagai pelabuhan dengan ada gugusan pulau-pulau kecil di depannya. Seiring berjalannya waktu, gugusan tersebut menyatu membentuk daratan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelabuhan ini diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada laksamana Cheng Ho bersandar pada 1435 M. 

Di sana, Cheng Ho mendirikan kelenteng yang saat ini disebut Sam Poo Kong atau Gedung Batu. 

Pada akhir abad ke-15, ada seseorang yang ditempatkan oleh Kerajaan Demak. Ia adalah Pangeran Made Pandan. 

Tujuan penempatan Pandan ini adalah untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Bergota. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.