Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Kompas.com - 22/09/2021, 12:00 WIB
Tarian Suling Dewa di Lombok Utara Youtube: Kurniawan JojoTarian Suling Dewa di Lombok Utara

KOMPAS.com - Tarian Suling Dewa adalah salah satu musik tradisional yang berasal dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. 

Tarian ini terbuat dari Bambu Buluh yang di mana digunakan dalam acara-acara adat. 

Tarian Suling Dewa ini digelar hanya ketika musim kemarau saja, bertujuan untuk memanggil hujan. 

Baca juga: Fungsi Tari sebagai Media Hiburan dan Contohnya

Asal Muasal

Kesenian Suling Dewa lahir ketika wilayah Bayan sedang dilanda musim kemarau panjang, sehingga tidak ada satu tanaman pun yang tumbuh dan berkembang. 

Akibatnya, siklus kehidupan di Gumi Bayan terganggu, bahkan bencana kelaparan juga mengancam di mana-mana. 

Tiupan seruling dewa ini pun diyakini masyarakat Bayan mampu menurunkan air dari langit untuk menghujani bumi. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tarian Suling Dewa ini dilakukan oleh para tokoh adat atau sesepuh desa yang bertindak sebagai peniup seruling serta melakukan ritual melalui tarian. 

Alat yang digunakan adalah seruling yang dikeramatkan oleh masyarakat Bayan. 

Baca juga: Tari Jepen, Kesenian Khas Kalimantan Timur

Prosesi Tari Suling Dewa

Sebelum tarian berlangsung, masyarakat Bayan akan menentukan hari, waktu, dan tempat yang dinilai baik untuk melangsungkan tarian tersebut.

Selain itu, masyarakat Bayan juga akan menyiapkan sesaji berupa kembang, gula merah,ayam hitam, uang bolong, piranti beras kuning, dan kapur sirih.

Halaman:


Sumber Kemdikbud
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manifesto Politik 1925

Manifesto Politik 1925

Stori
Kronologi Agresi Militer Belanda II

Kronologi Agresi Militer Belanda II

Stori
Affandi, Maestro Seni Lukis Indonesia

Affandi, Maestro Seni Lukis Indonesia

Stori
Latar Belakang Pemberontakan Republik Maluku Selatan

Latar Belakang Pemberontakan Republik Maluku Selatan

Stori
Hasil Kongres Pertama Budi Utomo 1908

Hasil Kongres Pertama Budi Utomo 1908

Stori
Daftar Aktivis yang Diculik dan Hilang Tahun 1997/1998

Daftar Aktivis yang Diculik dan Hilang Tahun 1997/1998

Stori
Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Stori
Asal-usul Syekh Siti Jenar

Asal-usul Syekh Siti Jenar

Stori
Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Mataram Kuno

Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Mataram Kuno

Stori
Campur Tangan VOC di Kerajaan Mataram

Campur Tangan VOC di Kerajaan Mataram

Stori
Pengaruh Kolonialisme Portugis di Indonesia

Pengaruh Kolonialisme Portugis di Indonesia

Stori
Biografi Chairil Anwar, 'Si Binatang Jalang'

Biografi Chairil Anwar, "Si Binatang Jalang"

Stori
Kronologi Agresi Militer Belanda I

Kronologi Agresi Militer Belanda I

Stori
Teori Monokausalitas dan Contoh Kasusnya dalam Sejarah

Teori Monokausalitas dan Contoh Kasusnya dalam Sejarah

Stori
Penerapan Pancasila pada Masa Orde Lama

Penerapan Pancasila pada Masa Orde Lama

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.