Konferensi Asia di New Delhi: Latar Belakang, Tuntutan, dan Hasil

Kompas.com - 20/09/2021, 12:00 WIB
Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru menyampaikan tuntutannya dalam Konferensi Asia di New Delhi 1949. Wikimedia CommonsPerdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru menyampaikan tuntutannya dalam Konferensi Asia di New Delhi 1949.

KOMPAS.com - Perjuangan bangsa Indonesia dalam menghadapi agresi Belanda mendapatkan simpati internasional, terutama negara-negara Asia dan Afrika yang pernah menjadi korban imperialisme.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah diselenggarakannya Konferensi Asia di New Delhi yang diprakarsai oleh Burma (Myanmar) dan India.

Konferensi Asia di New Delhi dilaksanakan pada tanggal 20-23 Januari 1949, dengan dihadiri sejumlah negara Asia, Afrika, dan Australia.

Lantas, mengapa Konferensi Asia di New Delhi dilakukan dan bagaimana hasilnya?

Latar belakang Konferensi Asia di New Delhi

Ketika Belanda melancarkan agresi militernya yang kedua pada 19 Desember 1948, dunia internasional langsung mengecam tindakan tersebut.

Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru dan Perdana Menteri Burma U Aung San kemudian memprakarsai Konferensi Asia yang bertempat di New Delhi, India.

Konferensi tersebut dihadiri oleh wakil dari negara Afghanistan, Australia, Burma, Sri Lanka, Mesir, Ethiopia, India, Iran, Irak, Libanon, Pakistan, Filipina, Saudi Arabia, Suriah, dan Yaman, sebagai peserta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian ada wakil dari negara China, Nepal, Selandia Baru, dan Muangthai sebagai peninjau.

Sementara delegasi Indonesia dalam Konferensi Asia di New Delhi terdiri atas Mr. A. A. Maramis (Menteri Luar Negeri PDRI), Mr. Utoyo (Wakil Indonesia di Singapura), Dr. Sudarsono (Wakil Indonesia di India), dan Dr. Sumitro Djojohadikusumo (Wakil Dagang Indonesia di Amerika Serikat).

Baca juga: Agresi Militer Belanda II

Tuntutan Konferensi Asia di New Delhi

Pada 23 Januari 1949, Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru menyampaikan tuntutan atas nama Konferensi Asia di New Delhi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.