Raja Pakualaman VIII, BRMH Sularso Kunto Suratno

Kompas.com - 16/09/2021, 13:00 WIB
Paku Alam VIII, Gubernur DIY sejak 13 April 1937-11 September 1998. Wikimedia CommonsPaku Alam VIII, Gubernur DIY sejak 13 April 1937-11 September 1998.

KOMPAS.com - BRMH Sularso Kunto Suratno adalah Raja Pakualaman VIII yang diangkat sebagai KPH Prabu Suryodilogo pada 4 September 1936.

Ia menjabat selama 61 tahun.

Semasa jabatannya, ia mengeluarkan amanat bergabungnya Kadipaten Pakualaman dengan Negara Republik Indonesia.

Melalui amanat tersebut, pada 30 Oktober 1945, Paku Alam VIII dan Hamengkubuwono IX sepakat untuk menggabungkan Daerah Kasultanan dan Kadipaten dengan nama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kesepakatan ini juga disetujui oleh Badan Pekerja Komite Nasional Daerah Yogyakarta.

Baca juga: Mengapa Yogyakarta dan Aceh Menjadi Daerah Istimewa?

Kehidupan

Paku Alam VIII lahir di Pakualaman, pada 10 April 1910.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menempuh pendidikan pertamanya di Europeesche Lagere School Yogyakarta.

Kemudian, ia melanjutkan sekolahnya di Christelijke MULO Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta sampai tingkat candidaat.

Lalu, pada 13 April 1937, ia ditahtakan sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Prabu Suryodilogo, menggantikan mendiang ayahnya. 

Pasca-kedatangan Bala Tentara Jepang tahu 1942, ia mulai menggunakan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Paku Alam VIII.

Baca juga: Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bapak Pramuka Indonesia

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.