Asal Usul Nama Tanah Abang

Kompas.com - 14/09/2021, 09:00 WIB
Tanah Abang tahun 1930-an Historia.id/ Hendaru Tri HanggoroTanah Abang tahun 1930-an

KOMPAS.com - Kawasan Tanah Abang meliputi sebagian besar wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kotamadya Jakarta Pusat.

Terdapat anggapan bahwa nama Tanah Abang sendiri diberikan oleh orang-orang Mataram yang bermarkas di sana dalam rangka penyerbuan kota Batavia tahun 1628.

Pada masa kolonial Belanda, Tanah Abang bernama De Nabang.

Asal Muasal Nama Tanah Abang

Asal muasal nama Tanah Abang muncul sejak tahun 1948.

Saat itu, seorang konglomerat keturunan Tiongho bernama Phoa Bingham mendapat izin dari pemerintah VOC untuk memegang hak kekuasaan hutan di kawasan tersebut.

Atas izin tersebut, Phoa Bingham diperbolehkan membuat terusan dan kanal untuk dijadikan sebagai sarana pengangkutan.

Sewaktu pengerjaan, banyak pekerjanya yang keturunan Banten memberikan nama Tanah Abang pada lahan milik Phoa Bingham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, terdapat versi lain yang menyebutkan bahwa nama Tanah Abang sudah muncul puluhan tahun sebelum Phoa Bingham, tepatnya tahun 1628.

Pada 1628, pasukan Mataram datang ke wilayah tersebut dan mereka melihat warna tanah yang berwarna merah.

Ada kemungkinan bahwa pasukan Mataram lah yang memberi nama Tanah Abang karena tanahnya berwarna abang yang berarti merah dalam bahasa Jawa.

Baca juga: Skema Struktur Birokrasi Pemerintahan Kerajaan Mataram

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.