6 Negara Boneka Bentukan Belanda di Indonesia

Kompas.com - 13/09/2021, 11:00 WIB
Peta Republik Indonesia Serikat ketika Indonesia terbagi menjadi beberapa negara federal atau negara boneka bentukan Belanda. Wikimedia CommonsPeta Republik Indonesia Serikat ketika Indonesia terbagi menjadi beberapa negara federal atau negara boneka bentukan Belanda.

KOMPAS.com - Negara Boneka adalah negara bentukan Belanda yang kedaulatannya diakui secara de facto, namun berdiri di bawah negara lain

Maksudnya adalah negara tersebut hanya dijadikan sebagai negara palsu yang dikendalikan untuk mendapatkan suatu keuntungan tertentu.

Tujuan Belanda membentuk Negara Boneka adalah untuk kembali menguasai Indonesia dan mempertahankan kekuasaan tersebut dengan memecah Indonesia menjadi negara-negara bagian kecil. 

Negara Boneka bentukan Belanda adalah sebagai berikut:

  1. Negara Indonesia Timur (1946-1950)
  2. Negara Sumatra Timur (1947-1950)
  3. Negara Sumatra Selatan (1948-1950)
  4. Negara Jawa Timur (1948-1950)
  5. Negara Pasundan (1949-1950)

Baca juga: Negara Pasundan (RIS)

Negara Indonesia Timur (NIT)

Negara Indonesia Timur adalah negara boneka pertama yang dibentuk oleh Belanda pada 24 Desember 1946.

Terbentuknya NIT sendiri didasari pada Konferensi Malino yang berlangsung sejak 16 hingga 25 Juli 1946 dan seusai Konferensi Denpasar, 24 Desember 1946. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa wilayah yang termasuk dalam NIT adalah Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Kepulauan Maluku. 

Secara resmi, NIT berdiri pada 24 Desember 1946 dengan dipimpin oleh Presiden Tjokorda Gde Raka Soekawati. 

Awal terbentuk, negara ini sangat loyal dengan Belanda karena mendapat asupan dana dari mereka. 

Namun, seiring berjalannya waktu, keloyalan ini perlahan lenyap setelah Belanda melakukan Agresi Militer Belanda II. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.