Alasan Soeharto Dapat Memimpin Selama 32 Tahun

Kompas.com - 12/09/2021, 11:00 WIB
Presiden Soeharto saat mengumumkan pengunduran dirinya di Istana Merdeka, Jakarta, 21 Mei 1998. Dok. KOMPAS/Charles DharapakPresiden Soeharto saat mengumumkan pengunduran dirinya di Istana Merdeka, Jakarta, 21 Mei 1998.

KOMPAS.com - Soeharto merupakan Presiden Indonesia terlama yang menjabat 32 tahun, dari 1967 hingga 1998. 

Masa kepemimpinannya disebut dengan Orde Baru atau Orba.

Awal mula terpilihnya Soeharto sebagai Presiden Indonesia adalah saat ia berhasil menumpas Gerakan 30 September dan menyatakan Partai Komunis Indonesia sebagai organisasi terlarang.

Soeharto kemudian diberi mandat oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) sebagai Presiden pada 12 Maret 1967, mengambil alih kepemimpinan dari Soekarno. 

Setelah periode pertama memimpin sebagai Presiden Indonesia, Soeharto kembali ditunjuk oleh MPR tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. 

Baca juga: Kehidupan Ekonomi pada Masa Orde Baru

Alasan Soeharto Dapat Memimpin Selama 32 Tahun

Terpilihnya Soeharto sebagai Presiden Indonesia selama 7 periode tentu bukanlah tanpa suatu alasan. Berikut beberapa alasan Soharto bisa berkuasa selama 32 tahun:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Soeharto merupakan pemimpin yang mampu menjaga ketertiban dan menggiring Indonesia ke tingkat yang membanggakan
  2. Menjamin situasi yang stabil selama 32 tahun
  3. Terdapat sebuah pembangunan yang sangat masif di daerah Pulau Jawa karena dijadikan tempat suara
  4. Seluruh pegawai negeri diwajibkan untuk melakukan pemilihan terhadap Partai Golongan Karya
  5. Seluruh organisasi yang dimana bersifat agama memiliki potensi untuk menyerang pemerintah akan dibatasi, seperti Partai Persatuan Pembangunan
  6. Melakukan pengoreksian terhadap cara pemerintah yang dilakukan pada masa sebelumnya
  7. Menciptakan musuh besar, seperti Partai Komunis Indonesia

Selain itu, banyak orang juga menganggap bahwa sistem kepemerintahan Soeharto menjaga ekstremisme beragama.

Hal tersebut dapat terjadi karena penyebaran intel, baik dari Kodim maupun Kepolisian yang merata sehingga dapat mendeteksi secara dini potensi konflik yang akan terjadi. 

Baca juga: Penyimpangan Konstitusi pada Era Orde Lama

Kekuatan Politik Soeharto

Selama Januari-Februari 1966, gelombang demonstrasi mahasiswa yang tidak puas dengan kinerja Soekarno kian merebak. 

Para demonstran ini mengajukan tiga tuntutan, yaitu bubarkan PKI beserta ormas-ormasnya, rombak Kabinet Dwikora, dan turunkan harga. 

Halaman:


Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Ambon

Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Ambon

Stori
Mohammad Djamil, Dokter Pejuang Kemerdekaan dan Kemanusiaan

Mohammad Djamil, Dokter Pejuang Kemerdekaan dan Kemanusiaan

Stori
Sejarah Singkat Kekaisaran Kushan

Sejarah Singkat Kekaisaran Kushan

Stori
Strategi Dakwah Wali Songo

Strategi Dakwah Wali Songo

Stori
Sejarah Berdirinya Taj Mahal

Sejarah Berdirinya Taj Mahal

Stori
Toleransi Antar Umat Beragama pada Masa Kerajaan Majapahit

Toleransi Antar Umat Beragama pada Masa Kerajaan Majapahit

Stori
Tragedi Kebakaran Mal Klender 1998

Tragedi Kebakaran Mal Klender 1998

Stori
Misteri Pembunuhan Ditje, Peragawati Terkenal era Orde Baru

Misteri Pembunuhan Ditje, Peragawati Terkenal era Orde Baru

Stori
Eugene Dubois, Penemu Pithecanthropus Erectus

Eugene Dubois, Penemu Pithecanthropus Erectus

Stori
Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Gaza

Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Gaza

Stori
Asal-usul Nama Kota Madinah

Asal-usul Nama Kota Madinah

Stori
Peran Ki Hajar Dewantara dalam Kemerdekaan Indonesia

Peran Ki Hajar Dewantara dalam Kemerdekaan Indonesia

Stori
Kwee Tek Hoay: Kehidupan, Kiprah, Karya, dan Akhir Hidup

Kwee Tek Hoay: Kehidupan, Kiprah, Karya, dan Akhir Hidup

Stori
Tokoh Tiga Serangkai Pendiri Indische Partij

Tokoh Tiga Serangkai Pendiri Indische Partij

Stori
Kronologi Kerusuhan Medan 1998

Kronologi Kerusuhan Medan 1998

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.