Petrus Albertus van der Parra, Penguasa Korup Hindia Belanda

Kompas.com - 31/08/2021, 09:00 WIB
Petrus van der Parra Wikimedia Commons/Netherlands Institute for Art HistoryPetrus van der Parra

KOMPAS.com - Petrus Albertus van der Parra adalah Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-29 yang memimpin selama periode 1761 hingga 1765.

Semasa kepemimpinannya, Parra banyak dituai kebencian dari orang-orang sekitar karena kasus korupsi dan gaya hidup mewahnya. 

Bahkan, upaya menjatuhkannya dari jabatan gubernur juga kerap dilakukan, termasuk pembunuhan. 

Kendati demikian, Parra tetap memiliki sisi positif. Ia pernah membantu sebuah gereja di Batavia dengan memberikan kitab-kitab injil.

Baca juga: Perampokan De Javasche Bank Tahun 1902

Awal Karier

Petrus Albertus van der Parra lahir di Kolombo, Sri Lanka, 29 September 1714. 

Ia merupakan anak dari seorang sekretaris kantor gubernur Sri Lanka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun 1728, saat berusia 14 tahun, Parra sudah memulai kariernya sebagai soldaar van de penne atau serdadu pena. 

Lalu, tahun 1731 ia bekerja sebagai asisten. Kemudian tahun 1732 bekerja sebagai tenaga pembukuan. 

Empat tahun kemudian, 1736, Parra diangkat sebagai tenaga pembukuan yang kemudian berlanjut sebagai tenaga pembukuan sekretariat umum di Batavia, tahun 1739.

Memulai kariernya dari jabatan kecil, perlahan-lahan karier Parra semakin berkembang. Tahun 1747, pertama kalinya ia menjabat sebagai Sekretaris Pertama.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.