Bromartani, Surat Kabar Pertama Berbahasa Jawa

Kompas.com - 18/08/2021, 12:00 WIB
Bromartani, surat kabar pertama yang berbahasa Jawa. WikipediaBromartani, surat kabar pertama yang berbahasa Jawa.

KOMPAS.com - Bromartani adalah surat kabar berbahasa Jawa pertama yang terbit di Surakarta, 29 Maret 1855. 

Bromartani juga merupakan surat kabar terawal yang terbit dalam bahasa selain bahasa Belanda di Hindia Belanda. 

Setelah resmi terbit, Bromartani banyak menarik perhatian anak-anak sekolah dan para pembaca umum. 

Sayangnya, dua tahun kemudian, jumlah pembaca dari Bromartani kian hari semakin menyusut. 

Berkurangnya antusias masyarakat mempengaruhi jumlah keuntungan yang diperoleh oleh pihak percetakan, Hartevelt. 

Akibatnya, Bromartani resmi terbit untuk terakhir kalinya pada 23 Desember 1856. 

Baca juga: Tim Mawar, Penculik Para Aktivis 1998

Latar Belakang

Setahun sebelum Undang-Undang Pers 1856 diperkenalkan oleh pemerintah Belanda, seorang guru bahasa Jawa di Surakarta mendirikan Bromartani, surat kabar mingguan berbahasa Jawa.

Nama guru tersebut adalah Carel Frederik Winter. 

Carel mengelola surat kabar ini bersama anaknya, Gustaaf Winter di tahun 1855 yang kemudian terbit untuk pertama kalinya sejak 29 Maret 1855. 

Dengan bermodal uang sebesar 3 juta rupiah pada zaman itu, surat kabar Bromartani diterbitkan secara resmi oleh salah satu penerbit Belanda yaitu Hartevelt.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.