Perkembangan Sejarah Pendidikan di Indonesia

Kompas.com - 17/08/2021, 10:00 WIB
Sekolah Kartini di Bogor sekitar tahun 1920. TropenmuseumSekolah Kartini di Bogor sekitar tahun 1920.

KOMPAS.com - Pendidikan di Indonesia telah ada sejak tahun 1901, zaman Belanda menduduki Indonesia. 

Saat itu, Belanda mendirikan sekolah-sekolah di Indonesia untuk kalangan pribumi. 

Tujuannya adalah sebagai bentuk upaya dari kebijakan Politik Etis yang mereka terapkan. 

Namun, seiring berjalannya waktu, sistem pendidikan di Indonesia sudah mulai berkembang, terlepas dari campur tangan Belanda. 

Baca juga: Keruntuhan Hindia Belanda 1940-1942

Sejarah mulainya pendidikan formal

Tahun 1901, Belanda mulai memperkenalkan sistem pendidikan formal bagi penduduk Hindia Belanda (Indonesia). 

Namun pendidikan formal dibagi berdasarkan kelas sosial dan keturunan. Baru anak pejabat dan bangsawan pribumi yang bisa mengenyam pendidikan formal.

Sistem yang mereka perkenalkan yaitu dengan tingkatan sebagai berikut:

  • Europeesche Lagere School, sekolah dasar bagi orang Eropa
  • Hollandsch Inlandsche School (HIS), sekolah dasar bagi pribumi
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), sekolah menengah pertama
  • Algemeene Middelbare School (AMS), sekolah menengah atas

Lalu, sejak tahun 1930-an, pendidikan formal ini mulai dikenal hampir di semua provinsi di Indonesia. 

Namun kondisi ini berubah ketika Jepang datang. Di masa pendudukan Jepang (1942-1945), sistem ini digantikan. 

Pertama, bahasa Indonesia dijadikan bahasa resmi pengantar pendidikan menggantikan bahasa Belanda.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.