Aitai Karubaba, Pemuda Papua dalam Sumpah Pemuda

Kompas.com - 03/08/2021, 12:32 WIB
Kongres pemuda pertama yang dilaksanakan pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 di Kawasan Lapangan Banteng (Weltevreden), Jakarta KemendikbudKongres pemuda pertama yang dilaksanakan pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 di Kawasan Lapangan Banteng (Weltevreden), Jakarta

KOMPAS.com - Sumpah Pemuda adalah peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di Indonesia pada 28 Oktober 1928. 

Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari para pemuda Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Sewaktu ikrar Sumpah Pemuda dilangsungkan, terdapat banyak tokoh yang terlibat di dalamnya. Salah satunya Aitai Karubaba, pemuda asal Papua.

Kehadiran Aitai Karubaba ini menghapuskan keraguan masyarakat, setelah mereka mendengar berita bahwa tidak ada perwakilan dari Papua sewaktu pengikraran Sumpah Pemuda. 

Baca juga: Sejarah Wonosobo dan Asal-usul Namanya

Papua menjadi Bagian NKRI

Keinginan rakyat Papua untuk menjadi bagian dari Indonesia telah muncul sejak Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 silam.

Sayangnya, masih ada warga yang beranggapan bahwa peristiwa Sumpah Pemuda tidak dihadiri oleh pemuda Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berita tersebut rupanya keliru. Karena, pada kenyataannya, para pemuda Papua turut hadir dan ikut berikrar bersama para pemuda dari daerah lainnya. 

Salah satu pemuda Papua yang hadir dalam Kongres Sumpah Pemuda adalah Aitai Karubaba.

Aitai Karubaba tidak datang seorang diri, ia menghadiri Kongres Sumpah Pemuda bersama dua pemuda Papua lainnya, yaitu Abner Ohee dan Orpa Pallo. 

Baca juga: Andi Sultan Daeng Radja: Pendidikan, Peran, dan Perjuangannya

New York Agreement

Berdasarkan dari catatan sejarah, pemerintah Belanda di Irian Barat telah menyerahkan wilayah Papua kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 1 Oktober 1962.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tugas dan Tujuan Pasukan AFNEI

Tugas dan Tujuan Pasukan AFNEI

Stori
Rumah Sakit pada Masa Peradaban Islam

Rumah Sakit pada Masa Peradaban Islam

Stori
Perlawanan Rakyat Ternate terhadap Spanyol

Perlawanan Rakyat Ternate terhadap Spanyol

Stori
5 Negara yang Menandatangani Deklarasi Berdirinya ASEAN

5 Negara yang Menandatangani Deklarasi Berdirinya ASEAN

Stori
Raja Pakualaman VIII, BRMH Sularso Kunto Suratno

Raja Pakualaman VIII, BRMH Sularso Kunto Suratno

Stori
Inggit Garnasih, Istri Soekarno yang Setia di Masa Sulit

Inggit Garnasih, Istri Soekarno yang Setia di Masa Sulit

Stori
4 Tokoh Pahlawan Asal Lampung

4 Tokoh Pahlawan Asal Lampung

Stori
Multatuli, Penulis Belanda yang Memihak Indonesia

Multatuli, Penulis Belanda yang Memihak Indonesia

Stori
Undang-Undang Agraria 1870: Isi, Tujuan, Pengaruh, dan Pelanggaran

Undang-Undang Agraria 1870: Isi, Tujuan, Pengaruh, dan Pelanggaran

Stori
Hak-Hak Istimewa VOC

Hak-Hak Istimewa VOC

Stori
Mengapa Daendels Dipanggil Pulang ke Belanda?

Mengapa Daendels Dipanggil Pulang ke Belanda?

Stori
Front Barat Perang Dunia I

Front Barat Perang Dunia I

Stori
Bangsa Vedda di Indonesia

Bangsa Vedda di Indonesia

Stori
Proses Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Proses Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Stori
Sejarah Penemuan Tanjung Harapan

Sejarah Penemuan Tanjung Harapan

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.