Kerusuhan Priok: Latar Belakang, Kronologi, dan Dampak

Kompas.com - 03/08/2021, 11:44 WIB
Kerusuhan Priok WikipediaKerusuhan Priok

KOMPAS.com - Kerusuhan Priok atau Peristiwa Tanjung Priok terjadi pada 12 September 1984. 

Kerusuhan dipicu oleh tindakan oknum warga Tanjung Priok pada 10 September 1984 di Masjid As Saadah terhadap salah seorang tentara, Sersan Hermanu.

Waktu itu, Sersan Hermanu, anggota Bintara Pembina Desa tiba di masjid dan meminta pengurusnya, Amir Biki, menghapus brosur dan spanduk yang mengkritik pemerintah. 

Namun, Biki menolaknya, sehingga Hermanu yang memindahkannya sendiri. 

Saat melakukannya, Hermanu dilaporkan memasuki area masjid tanpa melepas sepatunya. 

Akibatnya, warga setempat, dipimpin pengurus masjid Syarifuddin Rambe dan Sofwan Sulaeman, membakar motornya dan menyerang Hermanu. 

Atas kejadian ini, sedikitnya terdapat sembilan orang tewas karena kerusuhan dan 24 orang tewas oleh tindakan aparat. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tokoh yang Mengusulkan Dasar Negara: Moh Yamin, Soepomo, Soekarno

Latar Belakang

Pada 10 September 1984, Sersan Hermanu, anggota dari Bintara Pembina Desa sampai di Masjid As Saadah di Tanjung Priok. 

Di sana ia menyuruh pengurusnya, Amir Biki, untuk menghapus brosur dan spanduk yang berisi tulisan kritik kepada pemerintah. Namun, Biki menolak permintaan tersebut. 

Hermanu kemudian memutuskan untuk melakukannya sendiri. Ketika sedang melakukannya, ia memasuki area masjid tanpa melepas alas kakinya. 

Halaman:


Sumber Kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Stori
Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Stori
Sejarah Wayang Kulit

Sejarah Wayang Kulit

Stori
Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Stori
Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Stori
Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Stori
Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Stori
Perhiasan Manusia Purba

Perhiasan Manusia Purba

Stori
Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Stori
Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Stori
Sejarah Perayaan Thanksgiving

Sejarah Perayaan Thanksgiving

Stori
Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Stori
Isi Pidato 'I Have a Dream' Martin Luther King

Isi Pidato "I Have a Dream" Martin Luther King

Stori
Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Stori
Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.