Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi: Kepemimpinan dan Perjuangan

Kompas.com - 30/07/2021, 15:00 WIB
Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi Historia/Hendaru Tri HanggoroSultan Himayatuddin Muhammad Saidi

KOMPAS.com - Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi adalah Sultan Buton ke-20 yang menjabat dari 1752 sampai 1755. 

Pada masa kepemimpinannya, ia bergerilya menentang pemerintahan Hindia Belanda dalam Perang Buton. 

Sejak tahun 1755, setelah Perang Buton, Himayatuddin menetap di Siontanipa hingga akhir hayatnya. 

Baca juga: Kertanegara, Pembawa Kejayaan dan Raja Terakhir Kerajaan Singasari

Kepemimpinan

Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi adalah salah satu raja Kesultanan Buton yang menjabat dua kali. 

Ia berkuasa antara tahun 1751-1752 dan sebagai Sultan Buton ke-23, periode 1760 sampai 1763.

Ciri paling menonjol dari kekuasaannya adalah serangkaian perang dalam melawan VOC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buton adalah kesultanan yang dihimpit oleh dua kerajaan, Gowa dan Ternate.

Buton dihadapkan pada pilihan untuk bersekutu dengan VOC agar terlepas dari tekanan Gowa dan Ternate.

Selain itu, terdapat juga konflik internal Kesultanan Buton yang semakin berdampak pada kuatnya dominasi dan hegemoni VOC. 

Baca juga: Sun Yat Sen: Biografi dan Pemikirannya

Lahirnya perlawanan atas VOC ini disebabkan adanya kepentingan ekonomi dan eksistensi kerajaan-kerajaan di Nusantara yang semakin melemah karena monopoli rempah-rempah oleh VOC. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.