Daftar Sultan Turki Usmani

Kompas.com - 22/07/2021, 10:00 WIB
Sultan Suleiman I yang berkuasa di Kekaisaran Turki Usmani (Ottoman) pada 1520-1566.
Wikimedia CommonsSultan Suleiman I yang berkuasa di Kekaisaran Turki Usmani (Ottoman) pada 1520-1566.

KOMPAS.com - Kekaisaran Turki Usmani (Ottoman) adalah kerajaan Islam terbesar yang berkuasa antara abad ke-13 hingga awal abad ke-20.

Kekaisaran Islam ini didirikan oleh Osman I pada 1299 dengan ibu kota di Anatolia, kemudian sempat beberapa kali dipindahkan hingga akhirnya menetap di Konstantinopel atau Istanbul.

Selama enam abad lebih berkuasa, Turki Usmani diperintah oleh para sultan dari keturunan Dinasti Utsmaniyah.

Berikut ini 36 sultan yang berkuasa antara 1299 hingga keruntuhan Turki Usmani pada 1922.

Daftar Sultan Turki Usmani

  1. Osman I (1299-1324)
  2. Orhan I (1324-1362)
  3. Murad I (1362-1389)
  4. Bayezid I (1389-1402)
  5. Mehmed I (1413-1421)
  6. Murad II (1421-1444)
  7. Mehmed II (1444-1446)
  8. Bayezid II (1481-1512)
  9. Selim I (1512-1520)
  10. Suleiman I (1520-1566)
  11. Selim II (1566-1574)
  12. Murad III (1574-1595)
  13. Mehmed III (1595-1603)
  14. Ahmed I (1603-1617)
  15. Mustafa I (1617-1618)
  16. Osman II (1618-1622)
  17. Murad IV (1622-1623)
  18. Ibrahim I (1640-1648)
  19. Mehmed IV (1648-1687)
  20. Suleiman II (1687-1691)
  21. Ahmed II (1691-1695)
  22. Mustafa II (1695-1703)
  23. Ahmed III (1703-1730)
  24. Mahmud I (1730-1754)
  25. Osman III (1754-1757)
  26. Mustafa III (1757-1774)
  27. Abdul Hamid I (1774-1789)
  28. Selim III (1789-1807)
  29. Mustafa IV (1807-1808)
  30. Mahmud II (1808-1839)
  31. Abdul Mejid I (1839-1861)
  32. Abdul Aziz I (1861-1876)
  33. Murad V (1876-1876)
  34. Abdul Hamid II (1876-1909)
  35. Mehmed V (1909-1918)
  36. Mehmed VI (1918-1922)

Baca juga: Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Turki

Daftar di atas tidak termasuk penguasa yang mengisi kekosongan pada periode interregnum atau masa peralihan pemerintahan.

Seperti contohnya ketika pergantian antara Sultan Bayezid I (1389-1402) dan Sultan Mehmed I (1413-1421).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum abad ke-17, biasanya terjadi jeda waktu antara pemerintahan sultan yang meninggal dan penggantinya.

Hal ini karena Turki Usmani masih menerapkan prinsip "siapa yang kuat akan menang", di mana ketika seorang sultan meninggal maka putra-putranya harus bertarung untuk memperebutkan takhta.

Pada 1617, hukum suksesi tersebut berubah menjadi sistem berdasarkan senioritas agnatik, di mana takhta jatuh ke tangan laki-laki tertua dalam keluarga.

Itulah mengapa, sejak abad ke-17, sultan yang meninggal jarang digantikan oleh putranya, tetapi oleh paman atau saudara laki-lakinya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Stori
Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Stori
Sejarah Wayang Kulit

Sejarah Wayang Kulit

Stori
Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Stori
Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Stori
Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Stori
Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Stori
Perhiasan Manusia Purba

Perhiasan Manusia Purba

Stori
Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Stori
Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Stori
Sejarah Perayaan Thanksgiving

Sejarah Perayaan Thanksgiving

Stori
Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Stori
Isi Pidato 'I Have a Dream' Martin Luther King

Isi Pidato "I Have a Dream" Martin Luther King

Stori
Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Stori
Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.