Mengapa Mataram Menyerang Batavia?

Kompas.com - 23/06/2021, 09:42 WIB
Serangan di Batavia oleh Sultan Mataram pada tahun 1628. Anonymous (engraver / etcher), Aart Dircksz Oossaan (publisher), Sander Wybrants (publisher)Serangan di Batavia oleh Sultan Mataram pada tahun 1628.

KOMPAS.com - Semula kedatangan bangsa Belanda di nusantara diterima dengan baik oleh rakyat ataupun raja-raja yang berkuasa.

Akan tetapi, setelah Belanda mulai melakukan monopoli perdagangan, rakyat pun marah dan berani melawan di bawah pimpinan tokoh-tokoh lokal.

Salah satu kerajaan yang sering terlibat kontak senjata dengan Belanda adalah Kesultanan Mataram.

Terlebih lagi saat Mataram diperintah oleh Sultan Agung atau Mas Rangsang (1613-1645).

Pada 1614, VOC mengirim utusan untuk mengucapkan selamat atas penobatan Sultan Agung sebagai Raja Mataram.

Hal ini dilakukan karena VOC yang memerlukan beras dari Jawa sangat mengharapkan perdagangan dengan daerah-daerah pantai pengekspor beras yang ada di wilayah Mataram.

Namun, Sultan Agung menyatakan bahwa Mataram tidak mungkin bersahabat apabila VOC ingin menguasai tanah Jawa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, raja terbesar Mataram ini hendak mempersatukan Pulau Jawa di bawah kepemimpinannya.

Baca juga: Mengapa Serangan Sultan Agung ke Batavia Mengalami Kegagalan?

Konflik pertama antara Mataram dengan VOC

Konflik pertama antara Mataram dan VOC terjadi pada 1618 di Jepara.

Hubungan kedua pihak ini menjadi sangat buruk setelah Sultan Agung melarang menjual beras kepada VOC.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X