Alasan Sultan Banten Menyambut Baik Kedatangan Belanda

Kompas.com - 22/06/2021, 11:53 WIB
Lukisan yang menggambarkan kapal-kapal Belanda ?Overijssel?, ?Vriesland?, ?Mauritius? dan ?Hollandia? kembali ke Amsterdam dari ekspedisi kedua mereka di East Indies (Indonesia) pada 1599. Lukisan dibuat oleh Andries van Eertvelt berdasarkan lukisan gurunya, Hendrick Cornelisz Vroom (1566-1640) yang diabadikan di Rijksmuseum, Amsterdam. Andries van EertveltLukisan yang menggambarkan kapal-kapal Belanda ?Overijssel?, ?Vriesland?, ?Mauritius? dan ?Hollandia? kembali ke Amsterdam dari ekspedisi kedua mereka di East Indies (Indonesia) pada 1599. Lukisan dibuat oleh Andries van Eertvelt berdasarkan lukisan gurunya, Hendrick Cornelisz Vroom (1566-1640) yang diabadikan di Rijksmuseum, Amsterdam.

KOMPAS.com - Pada 1595, bangsa Belanda mengirim ekspedisi penjelajahan samudera ke dunia Timur.

Rombongan yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman ini berhasil mendarat di Banten pada 27 Juni 1596.

Kedatangan orang Belanda di Banten ini awalnya disambut hangat oleh sultan dan masyarakatnya.

Alasan Sultan Banten menyambut baik kedatangan bangsa Belanda pada 1596 adalah Belanda hanya berkonsentrasi pada masalah perdagangan.

Namun, para awak kapal akhirnya menunjukkan tabiat buruk dan tidak menghormati masyarakat setempat.

Itulah yang membuat Cornelis de Houtman dan seluruh awak kapalnya diusir dari Banten.

Penolakan yang ditunjukkan oleh masyarakat Banten juga tidak lepas dari hasutan para pedagang Portugis, yang berusaha menghalangi Belanda berdagang di nusantara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak mendarat di Banten, bangsa Belanda sering terlibat konflik dengan Portugis.

Portugis yang lebih dulu datang, akhirnya menghasut masyarakat setempat.

Setelah diusir dari Banten, Cornelis de Houtman membawa rombongannya menyusuri pantai utara Jawa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X