Tokoh-tokoh Perjuangan Non-Kooperatif Masa Pendudukan Jepang

Kompas.com - 15/06/2021, 17:00 WIB
Maria Duchateau saat tiba di Bandara Schipol, Belanda (kiri) dan Sutan Sjahrir (kanan). geheugenvannederland.nl/WikipediaMaria Duchateau saat tiba di Bandara Schipol, Belanda (kiri) dan Sutan Sjahrir (kanan).

KOMPAS.com - Pada masa pendudukan Jepang, terdapat beberapa strategi atau taktik yang digunakan oleh Indonesia dalam melawan penjajah.

Salah satu taktik yang digunakan bernama taktik non kooperatif.

Tokoh-tokoh yang melakukan taktik non kooperatif adalah:

  • Sukarni
  • Chaerul Saleh
  • Adam Malik
  • Armunanto
  • A.A. Maramis
  • Achmad Subardjo

Baca juga: Iswahyudi: Pendidikan, Kiprah, Perjuangan, dan Akhir Hidupnya

Taktik Non Kooperatif

Perjuangan nonkooperatif adalah perjuangan yang bersifat radikal, di mana terdapat pejuang nasionalis yang tidak bersedia untuk bekerja sama dengan pemerintah penjajah.

Cara yang digunakan dalam taktik nonkooperatif adalah mempelajari apa yang ada di dalam Jepang guna untuk melawan Jepang itu sendiri.

Hal ini mereka lakukan lantaran Jepang dianggap tidak memiliki rasa kemanusiaan untuk rakyat Indonesia, sehingga menimbulkan amarah yang berujung perlawanan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sardjito: Pendidikan, Kiprah, dan Perjuangannya

Gerakan Bawah Tanah

Selain taktik non kooperatif, para pemimpin nasionalis Indonesia yang menolak bekerja sama dengan Jepang juga melakukan gerakan perlawanan.

Gerakan ini disebut sebagai Gerakan Bawah Tanah.

Gerakan bawah tanah adalah gerakan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh rakyat Indonesia karena ketatnya pemerintahan Jepang saat itu. 

Gerakan tersebut dipelopori oleh Sutan Sjahrir dan Amir Sjarifuddin.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X