Marthen Indey: Masa Muda, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kompas.com - 14/06/2021, 15:00 WIB
Marthen Indey Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional IndonesiaMarthen Indey

Saat itu, bahasa Melayu bukanlah menjadi bahasa umum yang digunakan di banyak bagian timur Hindia. 

Pada 1926, Indey berhasil menyelesaikan sekolahnya. 

Kemudian ia melanjutkan di sekolah Angkatan Laut di Makassar, yaitu Kweekschool voor Indische Schepelingen. 

Ia pun lulus dari sekolah tersebut pada 1932. 

Setelah menjalankan tugas pelayaran pertamanya, Indey memutuskan meninggalkan karier angkatan lautnya. Ia menjadi perwira polisi.

Pada 1934, ia pun mendaftar di akademi polisi di Sukabumi, Jawa Barat. Ia menyelesaikan pelatihannya sampai pada 1935. 

Baca juga: Agustinus Adisucipto: Pendidikan, Perjuangan, Kiprah, dan Akhir Hidup

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perjuangan

Pada akhir 1935, ia dikirim untuk menjadi anggota detasemen polisi Ambon di Nugini. 

Selama di sana, ia terlibat dalam berbagai kampanye Belanda untuk mematahkan perlawanan suku-suku lokal Papua. 

Kemudian, selama tahun 1940 sampai 1941, Indey bekerja di polisi kolonial klandestin untuk melacak pergerakan agen Jepang di Manokwari. 

Diyakini agen Jepang ini tengah mengintai wilayah tersebut untuk diinvasi dengan menyamar sebagai nelayan dan pekerja perkebunan. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.