Nyi Ageng Serang: Kehidupan, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kompas.com - 05/06/2021, 13:22 WIB
Nyi Ageng Serang Balai TekKomDik Daerah Istimewa YogyakartaNyi Ageng Serang

Nyi Ageng Serang merupakan salah satu keturunan dari Sunan Kalijaga. 

Ia juga memiliki keturunan seorang pahlawan nasional, yaitu Ki Hajar Dewantara.

Baca juga: Yos Sudarso: Kiprah, Peran, dan Akhir Hidupnya

Perjuangan

Pada 1755 sampai 1830, masyarakat belum mendengar arti emansipasi. Di mana kedudukan wanita saat itu berbeda dengan sekarang. 

Namun, Nyi Ageng Serang berbeda, ia merupakan seorang pejuang wanita yang maju melawan Belanda dalam Perang Diponegoro pada 1825 sampai 1830. 

Peperangan pertama yang ia ikuti adalah bersama dengan ayahnya, Pangeran Natapraja.

Saat itu, Belanda tiba-tiba melakukan penyerbuan terhadap kubu pertahanan Pangeran Natapraja. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena usia sang ayah sudah lanjut, pemimpin pertahanan Serang diserahkan kepada Nyi Ageng Serang. 

Saat perlawanan terjadi, saudara laki-lakinya harus gugur. 

Nyi Ageng Serang kemudian memegang langsung kepemimpinan dan berjuang melawan Belanda dengan gagah berani. 

Namun, karena jumlah kekuatan musuh lebih besar, sedangkan rekan seperjuangannya, Pangeran Mangkubumi tidak lagi membantu, pasukan Serang terdesak.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.