Nyi Ageng Serang: Kehidupan, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kompas.com - 05/06/2021, 13:22 WIB
Nyi Ageng Serang Balai TekKomDik Daerah Istimewa YogyakartaNyi Ageng Serang

KOMPAS.com - Nyi Ageng Serang adalah seorang wanita yang menjadi Pahlawan Nasional Indonesia asal Serang, Banten.

Pada awal Perang Diponegoro, 1825, Ageng Serang yang berusia 73 tahun memimpin pasukan dengan tandu untuk membantu Pangeran Diponegoro melawan Belanda.

Tidak hanya turut berperang, ia juga menjadi penasehat perang. Ageng Serang berjuang di beberapa daerah, seperti Purwodadi, Demak, Semarang, Juwana, Kudus, dan Rembang.

Salah satu strategi perang paling terkenal darinya adalah penggunaan lumbu (daun talas hijau) untuk penyamaran.

Baca juga: Robert Wolter Mongisidi: Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kehidupan

Nyi Ageng Serang yang bernama asli Raden Ajeng Kustiah Wulaningsih Retno Edi lahir di Serang, tahun 1752. 

Ia adalah anak perempuan dari Pangeran Natapraja, penguasa wilayah terpencil dari Kerajaan Mataram tepatnya di Serang. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun merupakan putri bangsawan, ia dikenal dekat dengan rakyat. Setelah dewasa, ia juga tampil sebagai salah satu panglima perang untuk melawan penjajah. 

Yangsangat menonjol dari perjuangannya adalah kemahirannya dalam krida perang.

Nyi Ageng Serang mengikuti pelatihan kemiliteran dan siasat perang bersama dengan para prajurit pria. 

Menurut keyakinannya, selama ada penjajahan di bumi pertiwi, maka ia harus siap tempur untuk melawan para penjajah. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengaruh Kebudayaan Dongson di Indonesia

Pengaruh Kebudayaan Dongson di Indonesia

Stori
Mengapa Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan Tidak Sampai Banyuwangi?

Mengapa Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan Tidak Sampai Banyuwangi?

Stori
Asal-usul Nama Kudus

Asal-usul Nama Kudus

Stori
Mengapa Invasi Teluk Babi Gagal?

Mengapa Invasi Teluk Babi Gagal?

Stori
Asal-usul Nama Yogyakarta

Asal-usul Nama Yogyakarta

Stori
Asal Muasal Nama Boyolali

Asal Muasal Nama Boyolali

Stori
Asal-usul Nama Semarang, dari Pohon Asam

Asal-usul Nama Semarang, dari Pohon Asam

Stori
Sarkofagus: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Sarkofagus: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Stori
Candrasa: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Candrasa: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Stori
Wali Songo dan Wilayah Penyebarannya

Wali Songo dan Wilayah Penyebarannya

Stori
Wali Songo dan Nama Aslinya

Wali Songo dan Nama Aslinya

Stori
Hamengkubuwono IV, Sultan Termuda Yogyakarta

Hamengkubuwono IV, Sultan Termuda Yogyakarta

Stori
Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Stori
Asal Usul Nama Bogor

Asal Usul Nama Bogor

Stori
Asal Usul Nama Lamongan

Asal Usul Nama Lamongan

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.