Bank Indonesia: Sejarah, Fungsi, dan Tugasnya

Kompas.com - 07/04/2021, 14:49 WIB
Gedung Bank Indonesia di Yogyakarta cagarbudaya.kemdikbud.go.idGedung Bank Indonesia di Yogyakarta

KOMPAS.com - Bank Indonesia adalah bank sentral independen yang bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak-pihak lain.

Berdasarkan Undang-undang No. 23 Tahun 1999, Bank Indonesia telah disahkan pada tanggal 17 Mei 1999.

Sejarah 

Pada tahun 1828, Belanda menerbitkan hak Oktroi (Hak Istimewa) untuk membentuk De Javasche Bank (DJB) guna mengatasi permasalahan ekonomi dan keuangan yang menimpa Koloni Hindia Belanda yang muncul setelah VOC bangkrut. 

DJB dibentuk sebagai bank sirkulasi yang bertujuan untuk melakukan reformasi keuangan dan menerapkan sistem moneter yang seragam di wilayah Hindia Belanda. 

Selama masa Oktroi, DJB berhasil menyelesaikan permasalahan moneter, khususnya permasalahan terkait munculnya mata uang specie (uang tembaga) secara berlebihan. 

DJB juga menerapkan standar nilai tukar emas (gold-exchange standard). 

Namun pada masa Perang Dunia I, Belanda harus menghentikan secara sementara penerapan nilai tukar emas karena cadangan emas di Eropa mengalami penipisan. 

Oleh karena itu, Belanda pun mengubah secara drastis tata kelola DJB dengan menerbitkan UU DJB pada 1922. 

Salah satu isi dari undang-undang tersebut adalah memperkenalkan fungsi baru untuk DJB, sebagai agen fiskal atau pemegang kas umum pemerintahan kolonial. 

Akan tetapi, tata kelola DJB cenderung tidak mengalami perubahan sampai akhirnya Pemerintahan Revolusi Indonesia mengambil alih DJB dan mengubahnya menjadi Bank Indonesia pada 1952. 

Bank Indonesia terbentuk pada era prakemerdekaan, yaitu tahun 1953. 

Undang-undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian Bank Indonesia sebagai pengganti dari De Javasche Bank sebagai bank sentral.

Pada masa demokrasi terpimpin pemerintah Indonesia juga menggabungkan bank-bank negara ke dalam satu bank sentral yang tidak hanya terjadi dalam bidang politik dan militer, bank tersebut bernama Bank Tunggal Milik Negara.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X