Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia Borong 9 Medali di Kejuaraan Dunia Para-Bulu Tangkis 2024

Kompas.com - 26/02/2024, 19:00 WIB
Farahdilla Puspa,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Indonesia membawa pulang 9 medali dari Kejuaraan Dunia Para-Bulu Tangkis 2024 di Pattaya Exhibition and Convention Hall, Thailand, pada 20-25 Februari 2024. 

Medali-medali itu terdiri dari tiga emas, lima perak, dan satu perunggu. Leani Ratri Oktila meraih dua emas di ganda campuran dan ganda putri. 

Satu gelar juara lainnya dipersembahkan oleh ganda putra Dwiyoko/Fredy Setiawan yang mengalahkan wakil tuan rumah, Mongkhon Bunsun/Siripong Teamarrom. 

Dwiyoko/Fredy menang dua gim langsung 21-17, 21-14 dalam pertandingan kelas SL3-SL4.

Baca juga: Diwarnai Koper Hilang, Tim Para-Bulu Tangkis Indonesia Bawa 4 Emas dari Kanada

"Puji Tuhan kami bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Kejuaraan Dunia tahun ini dan sesuai target kami untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia," ucap Fredy. 

"Kami semakin bangga karena mengalahkan wakil tuan rumah di final untuk menjadi juara dunia," ungkapnya dalam keterangan NPC Indonesia yang diterima Kompas.com. 

"Bersyukur bisa ikut di turnamen besar dan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia," tutur Fredy menambahkan. 

Sementara itu, Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani menjadi juara setelah mengalahkan kompatriot mereka yaitu Khalimatus Sadiyah/Fredy Setiawan dengan skor 21-9, 21-16. 

Baca juga: Indonesia Juara Umum FOX’S Indonesia Para Badminton International

Hikmat berharap medali emas Kejuaraan Dunia meningkatkan motivasinya untuk konsisten hingga Paralimpiade Paris 2024. 

“Alhamdulillah, saya bisa meraih gelar juara dunia. Semoga keberhasilan pada awal tahun 2024 inimemotivasi saya supaya konsisten bermain bagus hingga Paralimpiade di Paris," ujarnya. 

Sementara itu, Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah menang 22-20, 21-17 atas Manasi Girishchandra Joshi/Thulasimathi Murugasen (India). 

“Prestasi tahun ini lebih bagus dibanding kejuaraan dunia tahun lalu di Jepang. Saat itu saya hanya meraih satu medali perunggu di ganda campuran,” ucap Ratri.

Baca juga: Belum Kembali Latihan di PBSI, Masa Depan Marcus/Kevin Tanda Tanya

Atlet berusia 33 tahun itu sebenarnya berpeluang besar untuk meraih tiga gelar. Namun, ia kalah di nomor tunggal putri dari Cheng He Fang (China) dengan skor 11-21, 9-21. 

“Tentunya saya sangat bersyukur dengan apa yang telah saya raih, walaupun saya belum bisa meraih emas untuk di nomor tunggal putri," katanya. 

"Saya akan kembali berlatih keras untuk berusaha membalasnya di event berikut nya terutama di Paralimpiade Paris mendatang,” ungkap Ratri. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Indonesia akan Tampil di Kejuaraan Atletik Asia U20 di Dubai

Indonesia akan Tampil di Kejuaraan Atletik Asia U20 di Dubai

Sports
Atlet Selancar Rio Waida Bidik Medali Olimpiade Paris 2024

Atlet Selancar Rio Waida Bidik Medali Olimpiade Paris 2024

Sports
Tim Thomas dan Uber Latihan Perdana, Shuttlecock Jadi Kendala

Tim Thomas dan Uber Latihan Perdana, Shuttlecock Jadi Kendala

Badminton
Prediksi Persib Vs Borneo FC, Jadi Duel Tim Pelapis?

Prediksi Persib Vs Borneo FC, Jadi Duel Tim Pelapis?

Liga Indonesia
Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Timnas Indonesia
Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Timnas Indonesia
Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia Vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia Vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Timnas Indonesia
Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Timnas Indonesia
Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Badminton
Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Timnas Indonesia
Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liga Inggris
Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Liga Inggris
Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com