Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dani Alves Mendekam di Penjara: Depresi, Dikhawatirkan Bunuh Diri

Kompas.com - 18/02/2024, 19:10 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - Kondisi memilukan dialami Dani Alves yang sedang mendekam di penjara. Mantan pemain Barcelona dan timnas Brasil itu disebut mengalami depresi dan dikhawatirkan melakukan bunuh diri.

Dani Alves saat ini tengah menjalani persidangan atas tuduhan pemerkosaan terhadap seorang wanita di sebuah klub malam di Barcelona, Spanyol, pada 30 Desember 2022.

Pada Senin (5/2/2024) lalu, Pengadilan Barcelona menolak permintaan Alves untuk menangguhkan persidangan agar ia memiliki waktu mempersiapkan diri.

Rangkaian persidangan itu selesai pada Rabu (7/2/2024) dan keputusan kasus Alves diperkirakan akan keluar 19 hari kemudian atau 27 Februari 2024.

Baca juga: Istri Dani Alves Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Ajukan Perceraian

Sembari menunggu hasil persidangan, Alves tetap ditahan dan mendekam di penjara.

Dilansir Essentially Sports, jurnalis asal Brasil yang telah berbicara dengan Alves menungkapkan bahwa kondisi mental sosok berusia 40 tahun itu sangat buruk.

Ia menyampaikan, pihak penjara memberikan penanganan khusus pencegahan bunuh diri kepada Alves.

Prosedur itu meliputi peningkatan keamanan di sekitar selnya karena dikhawatirkan Alves bertindak nekat dengan menyakiti dirinya sendiri.

Selain itu, para sipir diperintahkan untuk mencegah Alves berjalan bebas di halaman penjara.

Sementara itu, rekan satu sel Alves mengatakan bahwa pemilik nama lengkap Daniel Alves da Silva itu "tertekan dan sedih".

Alves juga disebut kerap berjalan di sekitar penjara dengan kepala selalu tertunduk.

Baca juga: Sidang Kasus Pemerkosaan Dimulai, Eks Barcelona Dani Alves Terancam 12 Tahun Penjara

"Ada ketakutan nyata bahwa dia akan mencoba melukai dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu yang gila," kata rekan satu sel Alves.

"Sejak hari persidangan berakhir, dia diawasi dua penjaga yang mengikutinya ke mana-mana, sepanjang hari. Dia berjalan di sekitar penjara dengan kepala tertunduk, tertekan dan sedih," imbuh orang tersebut.

Adapun, Dani Alves resmi didakwa pada Agustus tahun lalu dan pengadilan memutuskan bahwa ada cukup bukti untuk mengajukannya ke pengadilan.

Pihak Alves berulang kali meminta agar ia dibebaskan dengan jaminan. Namun, permintaan itu ditolak karena pengadilan menganggap ia berisiko melarikan diri.

Jika terbukti bersalah, Alves terancam hukuman penjara sampai 12 tahun.

Sementara itu, jaksa penuntut umum dalam kasus pemerkosaan Dani Alves menuntut hukuman sembilan tahun penjara plus ganti rugi sebesar 150.000 euro (Rp 2,5 miliar) kepada si wanita.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com