Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata Tangan Kanan Valentino Rossi soal Krisis Honda: Marc Marquez Egois

Kompas.com - 31/07/2023, 22:00 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - Sahabat sekaligus tangan kanan Valentino Rossi, Alessio Salucci, ikut mengomentari krisis yang terjadi di kubu Honda. Menurut Salucci, krisis Honda turut dipengaruhi oleh Marc Marquez yang disebutnya sangat egois.

Meski musim ini mampu mengemas satu kemenangan lewat Alex Rins (LCR Honda) di Amerika Serikat, pabrikan asal Jepang itu belum sepenuhnya bisa lepas dari krisis.

Sejak 2020, Honda baru mencatatkan tiga kemenangan di MotoGP, termasuk kemenangan Rins di Amerika Serikat pada April lalu.

Baca juga: Banyak Pebalap Gagal di Repsol Honda, Marc Marquez Bertanya-tanya

Musim ini, krisis yang terjadi di tubuh Honda terlihat sangat jelas.

Marc Marquez dan Joan Mir di tim Repsol Honda lebih banyak menghabiskan waktu di meja perawatan akibat cedera.

Marquez cuma bisa menuntaskan tiga sprint race dari total delapan seri pada paruh pertama MotoGP 2023.

Sementara itu, Mir hanya bisa menyelesaikan satu balapan yakni saat ia finis ke-11 pada seri pembuka di Portugal.

Satu-satunya hasil bagus Honda sejauh ini justru dibuat oleh Alex Rins yang notabene membela tim satelit.

Baca juga: Komentar Stoner soal Marc Marquez: Terserah Dia, Mau Bertahan di Honda atau Pergi

Periode sulit yang dialami Honda itu pun mendapat komentar dari orang dekat Valentino Rossi yang juga manajer tim Mooney VR46, Alessio "Uccio" Salucci.

Kepada Sky Sport MotoGP, Uccio Salucci menceritakan bagaimana pemandangan yang kerap terlihat di paddock Honda.

"Setiap kali ada tes, saya lewat di depan garasi mereka dan melihatnya. Saya melihat empat atau lima frame, empat atau lima swingarm di atas lantai. Mereka terlihat kebingungan. Ketika ada situasi semacam ini, jadi sulit," kata Salucci seperti dikutip Kompas.com, Senin (31/7/2023).

Salucci menambahkan, Marc Marquez punya andil dalam situasi sulit yang kini sedang dialami Honda.

"Menurut saya, mereka mengikuti instruksi Marc Marquez. Itu memang benar. Tetapi, sekarang Marc dalam masalah karena dia tidak mampu menunggangi motornya lagi, apalagi pebalap-pebalap lainnya."

"Menurut saya, Marquez juga sangat egois, dalam artian ketika ia memahami bahwa ada sesuatu yang bisa membantu pembalap Honda lainnya, ia menolaknya, ia tetap mengendarainya," ucap Salucci.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2023 Akhir Pekan, Balapan di Inggris dengan Format Baru

Di lain sisi, Salucci berharap Honda bisa melewati masa-masa sulit ini dan segera menemukan performa terbaik mereka.

"Ini pendapat saya, hanya itu. Lalu saya tidak tahu, tapi mereka akan segera kembali," kata Salucci.

Adapun, setelah libur paruh musim, kalender Kejuaraan Dunia MotoGP 2023 akan dilanjutkan dengan seri kesembilan di Inggris.

Jadwal MotoGP Inggris 2023 bakal digelar di Sirkuit Silverstone pada Minggu (6/8/2023) mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Liga Indonesia
Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Liga Indonesia
3 Agenda Perayaan Satu Dekade Jr NBA di Indonesia

3 Agenda Perayaan Satu Dekade Jr NBA di Indonesia

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com