Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Komunitas Running di Pocari Sweat Run 2023, Harapan Lahir Penerus Agus Prayogo

Kompas.com - 30/07/2023, 21:39 WIB
Adil Nursalam,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Komunitas running Indonesia memang sudah tren di beberapa kota besar, seperti Bandung dan Jakarta. 

Popularitas komunitas ini turut berpengaruh kepada semaraknya Pocari Sweat Run Indonesia 2023 yang digelar untuk ke-10 kalinya memecahkan rekor jumlah peserta sebanyak 27.500 pelari secara hybrid.

Ada sekitar 12.000 pelari yang mengaspal di jalanan Kota Kembang, Minggu (30/7/2023). Sisanya, mereka berlari secara virtual di beberapa kota lain di Indonesia. 

Aidil Rachman salah satu pelari kategori half marathon asal Bandung menceritakan bagaimana keseruannya dalam mengikuti ajang lari Pocari Sweat Run 2023 ini.

Baca juga: Anak Ridwan Kamil Bikin Lukisan Mural, Dipajang di Pocari Run 2023

“Acaranya seru banget, ini event lari paling besar di Bandung dan yang paling ditunggu-tunggu, ini bisa juga dibilang salah satu event maraton yang terbesar di Indonesia, bisa dilihat dari jumlah pesertanya," kata Aidil.

Aidil mengaku baru pertama kali mengikuti Pocari Sweat Marathon tahun ini. Melihat antusiasmenya, ia justru bersemangat untuk mengikuti kembali event di tahun selanjutnya. 

Dia menyelesaikan half marathon dalam waktu 2 jam 43 menit, tanpa cedera atau kram.

Baca juga: Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Targetkan 30.000 Peserta

"Buat saya pribadi event ini sangat spesial soalnya untuk pertama kalinya mengikuti kelas half marathon 21.1 km atau bisa dibilang saya 'virgin half marathon' ya,” cerita Aidil.

"Saya awalnya target yang penting finis dan ternyata alhamdulillah bisa finis 2 jam 43 menit dan yang lebih senang lagi selama maraton tidak cedera seperti kram kaki atau cedera ankle," tuturnya.

Komunitas Strong Manis Running Club yang mencarpai finis di Pocari Sweat Run Indonesia 2023 di Bandung pada Minggu (30/7/2023)Dokumentasi Komunitas Strong Manis Running Club Komunitas Strong Manis Running Club yang mencarpai finis di Pocari Sweat Run Indonesia 2023 di Bandung pada Minggu (30/7/2023)

Keberadaan komunitas-komunitas lari di Pocari Sweat Run 2023 ini juga dianggap menghidupkan gairah besar sebagai identitas event. 

Bandung adalah kota dengan jumlah komunitas lari yang cukup masif, Aidil sendiri tergabung dalam komunitas Strong Manis Running Club, mayoritas membernya turut mengikuti Pocari Sweat Run 2023 kali ini.

Baca juga: Ludes Terjual Kurang dari 1 Jam, Dapatkan Tambahan 1.000 Tiket Event Offline Pocari Sweat Run Indonesia 2023

"Soal banyaknya komunitas lari di Bandung menurut saya sangat bagus ya, soalnya bisa kita lihat kalau orang-orang khususnya (kaum) milenial sudah melek untuk hidup lebih sehat,” terangnya.

“Selain itu dengan banyaknya komunitas lari di Kota Bandung menurut saya ini memberikan pengaruh terhadap event lari seperti Pocari Sweat Marathon yang banyak peserta yang ikut.”

"Hal ini juga berdampak kepada pariwisata di Kota Bandung atau bisa dibilang meningkatkan Sport Tourism di Kota Bandung,” paparnya.  

Baca juga: Run for Blue Planet di Pocari Sweat Run 2022, Standar Baru Event Olahraga

Agus Prayogo atlet lari jarak jauh Indonesia turut mengikuti Pocari Sweat Run Indonesia 2023, ia tengah diwawancarai awak media setelah menyelesaikan marathon pada Minggu (30/7/2023).KOMPAS.com/Adil Nursalam Agus Prayogo atlet lari jarak jauh Indonesia turut mengikuti Pocari Sweat Run Indonesia 2023, ia tengah diwawancarai awak media setelah menyelesaikan marathon pada Minggu (30/7/2023).

Ditemui terpisah, atlet lari Indonesia, Agus Prayogo, yang turut memeriahkan acara menilai hadirnya komunitas-komunitas lari itu sendiri lumayan berdampak positif kepada minat dan motivasi setiap orang dalam berolahraga. 

Bahkan, ketika Agus harus pensiun dari dunia maraton, bukan tidak mungkin penerusnya lahir dari komunitas-komunitas atau event-event seperti Pocari Sweat Run tersebut.

"Keberadaan komunitas tentu positif, memberikan antusiasme yang luar biasa seperti pagi ini, bisa cheering sepanjang rute," kata Agus.

"Harapan dengan semakin banyaknya komunitas dan event-event lari seperti ini, bukan tidak mungkin akan lahir the next Agus Prayogo ke depannya," harap Agus sang peraih medali emas nomor maraton putra di SEA Games 2023 Kamboja.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com