Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Format Sprint Race Baru, Max Verstappen Bicara Masa Depan di F1

Kompas.com - 29/04/2023, 07:20 WIB
Frengky Tanto Wijaya,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

Sumber Crash

KOMPAS.com - Pebalap Formula 1 (F1) dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mulai meragukan kontrak jangka panjangnya di ajang balap jet darat tersebut.

Keraguan pebalap Red Bull tersebut muncul setelah pihak dari F1 yang kembali membuat regulasi baru terkait format dari balapan sprint di musim ini.

Format sprint race Formula 1 musim ini mengalami perubahan dibanding dengan musim lalu.

Sesi latihan bebas kedua (FP2) yang berlangsung di hari Sabtu akan digantikan dengan sesi 'Sprint Shootout', sesi kualifikasi khusus menentukan grid pebalap dalam sprint.

Verstappen dkk akan menjalani tiga babak kualifikasi, dengan Q1 berdurasi selama 12 menit, Q2 berdurasi 10 menit, dan Q3 selama 8 menit.

Baca juga: Jadwal F1 GP Azerbaijan, Sprint Race Perdana di Sirkuit Jalanan Baku

Selain itu, terdapat aturan baru dalam penyelenggaraan dari kualifikasi tersebut. Pebalap wajib menggunakan ban medium baru di sesi Q1 dan Q2, sebelum beralih ke ban soft untuk mengikuti Q3.

Adapun hasil dari balapan sprint ini tidak lagi akan memengaruhi susunan grid pebalap dalam balapan utama yang berlangsung pada hari Minggu karena kualifikasi untuk menentukan posisi pebalap dalam balapan utama telah berjalan pada Jumat.

"Saya rasa selalu berujar meskipun tidak ada balapan sprint dan kami terus memperluas kalender dan agenda sepanjang akhir pekan selama itu, pada satu titik Anda akan bertanya pada diri sendiri, apakah itu sepadan?" ujar Verstappen dilansir dari Crash.

"Anda memiliki kehidupan yang baik. Namun, apakah ini benar-benar kehidupan yang baik? Terkadang, Anda mencapai suatu titik dalam karier di mana mungkin ingin melakukan hal lain," katanya.

Baca juga: Serba-serbi Angka Tiga dalam F1 GP Australia 2023

Pebalap Belanda tersebut mengaku tidak segan-segan akan melakukan perubahan terkait kontraknya bila menemukan terlalu banyak perubahan dari kompetisi.

"Saya punya kontrak hingga akhir 2028 dan kemudian kami akan kembali meninjau kontrak tersebut. Namun, saya merasa bahwa jika terlalu banyak perubahan pada satu titik, inilah saatnya untuk perubahan (kontrak)," ucap Verstappen.

Menurut juara dunia dua kali tersebut, perubahan dari format sprint tahun ini memiliki risiko untuk menghilangkan sorotan utama dari balapan utama.

"Saya melihatnya dari sudut pandang balapan, F1 melihatnya dari sudut pandang bisnis. Tentu saja saya mengerti format Sprint Race yang mereka rencanakan jauh lebih menarik," tuturnya.

Baca juga: Hasil dan Klasemen F1 Usai GP Australia: Verstappen Menangi Balapan Dramatis, Perkasa di Puncak

"Anda mendapatkan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang terjadi, siapa yang tercepat sepanjang mengikuti balapan sehingga Anda punya gambaran yang jelas tentang apa yang akan terjadi keesokan harinya (balapan utama)," tutur Verstappen.

"Itu mungkin akan menghilangkan sedikit sorotan dari acara utama, yaitu grand prix, yang menurut saya semuanya harus menjadi acara khusus," kata Verstappen.

Putra dari Jos Verstappen tersebut mulai membalap di Formula 1 sejak 2014 bersama dengan Scuderia Toro Rosso hingga pertengahan musim 2016.

Setelah itu, dia promosi ke Red Bull Racing menggantikan Daniil Kvyat yang kembali ke Toro Rosso hingga kini.

Total, Verstappen sudah menjadi juara dunia sebanyak dua kali selama membalap bersama dengan Red Bull.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Brasil Vs Kosta Rika: Neymar dan Hoki No 10 buat Rodrygo

Brasil Vs Kosta Rika: Neymar dan Hoki No 10 buat Rodrygo

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Albania Vs Spanyol dan Kroasia Vs Italia

Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Albania Vs Spanyol dan Kroasia Vs Italia

Internasional
Optimisme Pemain Liga 1 dan Filipina soal Kans Jerman Juarai Euro 2024

Optimisme Pemain Liga 1 dan Filipina soal Kans Jerman Juarai Euro 2024

Internasional
Hasil Uruguay Vs Panama, Voli Darwin Nunez Bawa La Celeste Menang 3-1

Hasil Uruguay Vs Panama, Voli Darwin Nunez Bawa La Celeste Menang 3-1

Internasional
Jadi Mineral Official Water Jakim 2024, Le Minerale Penuhi Kebutuhan Hidrasi dan Kecukupan Mineral Peserta

Jadi Mineral Official Water Jakim 2024, Le Minerale Penuhi Kebutuhan Hidrasi dan Kecukupan Mineral Peserta

Sports
Kroasia Vs Italia: Azzurri Belum Pamer Taring, Vatreni Bidik 3 Poin

Kroasia Vs Italia: Azzurri Belum Pamer Taring, Vatreni Bidik 3 Poin

Internasional
Indonesia Vs Filipina: Garuda Tajamkan Finishing, Waspada Lawan Bangkit

Indonesia Vs Filipina: Garuda Tajamkan Finishing, Waspada Lawan Bangkit

Timnas Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala AFF U16 Hari Ini

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Filipina di Piala AFF U16 Hari Ini

Timnas Indonesia
Hasil Amerika Serikat Vs Bolivia 2-0, Rekor Pulisic Warnai Kemenangan AS

Hasil Amerika Serikat Vs Bolivia 2-0, Rekor Pulisic Warnai Kemenangan AS

Internasional
Saat Cafu Terang-terangan Dukung Messi dan Argentina Juara Piala Dunia...

Saat Cafu Terang-terangan Dukung Messi dan Argentina Juara Piala Dunia...

Internasional
Tabrakan dengan Kiper Skotlandia, Pemain Hongaria Operasi Patah Tulang

Tabrakan dengan Kiper Skotlandia, Pemain Hongaria Operasi Patah Tulang

Internasional
IBL 2024: Satria Muda Sukses Revans, Prawira Takluk di Kandang

IBL 2024: Satria Muda Sukses Revans, Prawira Takluk di Kandang

Sports
Kata Niclas Fuellkrug Usai Selamatkan Jerman dari Kekalahan

Kata Niclas Fuellkrug Usai Selamatkan Jerman dari Kekalahan

Internasional
Suporter di Piala Eropa: Hadapi Kenaikan Harga, Ada Juga yang Pulang Hari

Suporter di Piala Eropa: Hadapi Kenaikan Harga, Ada Juga yang Pulang Hari

Internasional
Harry Kane Tanggapi Lineker: Inggris Sudah Lama Sekali Tak Juara...

Harry Kane Tanggapi Lineker: Inggris Sudah Lama Sekali Tak Juara...

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com