Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WSBK Mandalika, MGPA Respons Komentar Pebalap soal Aspal Sirkuit Mandalika

Kompas.com - 12/11/2022, 22:37 WIB
Farahdilla Puspa,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

Liputan langsung jurnalis Kompas.com Farahdilla Puspa dari Sirkuit Mandalika

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menjawab keluhan pebalap terkait aspal Sirkuit Mandalika. 

Priandhi Satria mengungkapkan bahwa Sirkuit Mandalika sudah lebih baik dari sebelumnya dengan bukti homologasi dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM). 

"Apakah kita (Sirkuit Mandalika) sudah dapat homologasi? Kalau tidak oke, apakah dikasih (homologasi)?" kata Priandhi menjawab pertanyaan Kompas.com, Sabtu (12/11/2022).

"Racing line (cuma satu) benar. Kalau lebar treknya sekian meter, racing line-nya cuma 1-2 meter. Kenapa? Ini kan permukaan baru, baru dilewati di situ-situ saja dan butuh selalu memasukkan kendaraan di sini. Mau roda dua atau roda empat, kuncinya cuma itu," kata dia. 

"Kenapa saya bikin mobil masuk trek menjelang WSBK? Mobil itu ada yang menikung di berbagai titik dengan harapan bannya kegerus, gerusannya diaspal, kena panas, meleleh sedikit dan nempel, dilindes lagi sehingga menciptakan karet di tikungan. Kuncinya cuma satu, harus selalu dipakai," tutur Priandhi. 

Baca juga: Kata Alvaro Bautista dan Toprak Razgatlioglu soal Aspal Baru Sirkuit Mandalika

Selain soal racing line, Priandhi juga mengakui bahwa aspal Sirkuit Mandalika kotor karena di sekitarnya banyak pembangunan. 

"Aspalnya kotor? Benar. Kami pembangunannya banyak, debunya banyak. Kalau dilewatin mobil, kendaraan itu kayak vacuum cleaner. Yang diharapkan saat dilewatin mobil adalah debunya terangkat, tertiup angin," ucap Priandhi. 

"Jadi, kuncinya sering dipakai untuk menciptakan racing line dan membersikan sirkuit. Harapan mereka (Dorna) sekarang dipakai, pasti balapan Maret seru banget," ujar dua. 

Priandha mengungkapkan bahwa Sirkuit Mandalika sudah jauh lebih baik daripada saat WSBK musim lalu dan MotoGP pada bulan Maret 2022. 

Baca juga: Hasil Race 1 WSBK Mandalika: Toprak Finis 1, Bautista Belum Juara Dunia

"Dulu tikungan tidak rata, ada yang bergelombang. Saya akui iya. Jalan lurus keluar dari (tikungan) 17 ada bagian-bagian yang bergelombang. Sekarang sudah tidak ada, tinggal menciptakan racing line baru," ujar Priandhi. 

"Sekarang habis balapan kami sapu pakai alat yang ditarik pick up, kerikilnya ngumpul di dalam sapu dan jumlahnya sedikit," tuturnya. 

"Kalau dulu kami sapu dan kumpulkan kerikilnya ada banyak. Kerikil-kerikil itu yang dilindes motor lalu melejit ke belakang dan dibilang jadi tajam. Cuma kalau sekarang sudah tidak ada," ucap Priandhi Satria. 

Sebelumnya, dua pebalap WSBK Toprak Razgatlioglu dan Alvaro Bautista mengomentari aspal Sirkuit Mandalika. 

Baca juga: Kata-kata Pertama Toprak Usai Menang Race 1 WSBK Mandalika 2022

Razgatlioglu mengatakan bahwa Sirkuit Mandalika hanya memiliki satu lintasan balap atau racing line, sehingga sulit sekali melakukan overtake.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Skuad Persib Juara yang Sudah Habis Kontrak, Ciro Alves, Eks Juventus, hingga Ezra Walian

Skuad Persib Juara yang Sudah Habis Kontrak, Ciro Alves, Eks Juventus, hingga Ezra Walian

Liga Indonesia
Euro 2024: Alasan Inggris Layak Jadi Tim Unggulan, Target Juara di Jerman

Euro 2024: Alasan Inggris Layak Jadi Tim Unggulan, Target Juara di Jerman

Internasional
Fonseca Ucap Kata Pertama di AC Milan, Sepak Bola Menyerang Datang

Fonseca Ucap Kata Pertama di AC Milan, Sepak Bola Menyerang Datang

Liga Italia
Trio Timnas Indonesia Marselino, Rizky Ridho, dan Ernando Banggakan Aji Santoso

Trio Timnas Indonesia Marselino, Rizky Ridho, dan Ernando Banggakan Aji Santoso

Timnas Indonesia
Tranmere Rovers Rilis Jersey Bersejarah dari Mills

Tranmere Rovers Rilis Jersey Bersejarah dari Mills

Liga Inggris
Indonesia Berjuang Menuju Piala Dunia 2026: Progres Apik, Indah Ditonton

Indonesia Berjuang Menuju Piala Dunia 2026: Progres Apik, Indah Ditonton

Timnas Indonesia
Bidik Emas, Tim Basket Putri Pra PON DKI Jakarta Jajal Kekuatan di Beavers Cup

Bidik Emas, Tim Basket Putri Pra PON DKI Jakarta Jajal Kekuatan di Beavers Cup

Sports
Hasil Proliga 2024: Tumbangkan Juara Bertahan, Jakarta BIN Buka Kans Final Four

Hasil Proliga 2024: Tumbangkan Juara Bertahan, Jakarta BIN Buka Kans Final Four

Sports
Pelatih Akui Jonatan-Ginting Punya Beban Mental Jelang Olimpiade 2024

Pelatih Akui Jonatan-Ginting Punya Beban Mental Jelang Olimpiade 2024

Badminton
Timnas Italia Larang Headphone dan Playstation, 'Tangan Besi' Spalletti

Timnas Italia Larang Headphone dan Playstation, "Tangan Besi" Spalletti

Internasional
Peta Jalan Indonesia untuk Lolos Piala Dunia 2026, Punya 3 Kesempatan

Peta Jalan Indonesia untuk Lolos Piala Dunia 2026, Punya 3 Kesempatan

Timnas Indonesia
Kroos Sebut Bellingham Paket Lengkap, Bisa Hadapi Tekanan di Euro 2024

Kroos Sebut Bellingham Paket Lengkap, Bisa Hadapi Tekanan di Euro 2024

Internasional
Australian Open 2024: Ahsan/Hendra Lawan Pramudya/Andika, Ogah Kalah, Pantang Lengah

Australian Open 2024: Ahsan/Hendra Lawan Pramudya/Andika, Ogah Kalah, Pantang Lengah

Badminton
Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U20, Satu Grup Yaman-Timor Leste

Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia U20, Satu Grup Yaman-Timor Leste

Timnas Indonesia
AC Milan Angkat Fonseca, Ibra Sebut Conte Bukan yang Dicari Rossoneri

AC Milan Angkat Fonseca, Ibra Sebut Conte Bukan yang Dicari Rossoneri

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com