Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pebalap 11 Tahun Asal Indonesia Hidup Mandiri di Italia

Kompas.com - 10/10/2022, 23:20 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pebalap belia asal Indonesia, Qarrar Firhand Ali, mulai terbiasa menjalani hidup mandiri pasa usianya yang baru menyentuh 11 tahun.

Qarrar Firhand sudah tinggal dan bersekolah di IBS (International Brescia School), Italia, sejak awal 2022.

Sejak saat itu, Qarrar Firhand terpaksa hidup jauh dari orang tua dan sanak saudara sehingga harus melakukan segala hal dengan tangannya sendiri, termasuk ketika berada di sirkuit.

Qarrar Firhand disebut harus melepas baju balap, menyimpannya kembali ke dalam koper, atau memasukkan semua barangnya sendiri, tanpa disuruh.

Baca juga: Pebalap Qarrar Firhand Asah Kemampuan di Italia demi Mimpi ke F1

Putra mantan pebalap Formula, Firhand Ali, yang lahir di Jakarta pada 7 Januari 2011 itu juga sudah mulai beradaptasi dengan jadwal padat.

Dia perlu membagi waktu antara balapan dan sekolah selama tinggal di Lonato, Brescia, Italia.

Pada tahun ini saja, Qarrar Firhand harus mengikuti sekitar 40 seri balapan di berbagai sirkuit dan kota-kota di Italia.

Dia pun tak boleh melupakan tanggung jawab untuk bersekolah, mulai dari Senin sampai Jumat, pukul delapan pagi hingga empat sore.

Baca juga: Tampil di Italia, Qarrar Firhand Sukses Raih Podium

Dalam hal balapan, proses belajar Qarrar Firhand dibantu oleh kehadiran para staf dan mekanik tim LA Motorsport.

Qarrar Firhand juga didampingi oleh pelatih fisik, mental, dan psikologi, yakni Ricardo Paterni dan Lorenzo.

Dia selalu didampingi oleh staf dan mekanik LA Motorsport ketika tampil pada balapan seri Auttuno Finale, Kelas Mini, di South Garda Internationl Circuit di Lonato, Brescia, Italia.

Pada jeda waktu balapan, para instruktur mengambil kesempatan untuk berdiskusi sambil memberikan sejumlah tes yang tujuannya untuk membuat Qarrar lebih fokus pada apa yang ia lakukan.

Baca juga: Qarrar Firhand Jadi Runner-up di Trofeo d’Autunno,

Kebiasaan hidup mandiri dan pendampingan dari para instruktur terbukti membuat diri Qarrar berkembang, baik sebagai individu maupun seorang pebalap.

Qarrar berhasil meraih posisi pertama di heat kedua seri Auttuno Finale, akhir pekan lalu.

Lalu, pada balapan pre-final, Minggu (9/10/2022), Qarrar finis di posisi kelima.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com