Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Keputusan Penyelenggara Kejuaraan Dunia Atletik untuk Anggota Tim Jepang yang Positif COvid-19

Kompas.com - 18/07/2022, 23:24 WIB
Josephus Primus

Penulis

OREGON, KOMPAS.com - Kejuaraan Dunia Atletik di Oregon, AS, masih terlanda Covid-19.

Kejuaraan itu sudah dimulai sejak Jumat (15/7/2022).

Informasi terkini dari penyelenggara, World Athletics (WA), pada Senin (18/7/2022), menunjukkan virus Covid-19 ternyata masih melanda di kejuaraan itu.

Alhasil, atlet, ofisial, dan pelatih dari berbagai negara peserta juga ikut terkena Covid-19.

"Tujuh anggota tim Jepang di kejuaraan itu terkena Covid-19," kata penyelenggara merilis data pada Sabtu (16/7/2022).

Dari ketujuh anggota tim Jepang itu, termasuk dua pelari maraton.

Sebuah pernyataan bersama dari WA, Asosiasi Federasi Atletik Jepang dan penyelenggara lokal mengatakan wabah itu telah melanda atlet dan staf ketahanan di kejuaraan di Oregon.

Rinciannya adalah 2 pelari maraton, 4 staf pendukung dan 1 pelatih kepala tim telah kembali dinyatakan positif.

Identitas orang-orang yang terlibat tidak diungkapkan.

Baca juga: Dari 7 Anggota Tim Jepang yang Positif Covid-19, 2 di Antaranya Atlet Maraton

Pernyataan itu mengatakan tujuh orang telah diisolasi dan akan tetap diisolasi selama lima hari.

"Langkah-langkah sedang diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 baik di dalam delegasi Jepang maupun di antara semua tim yang hadir untuk Kejuaraan," kata pernyataan penyelenggars.

Penyelenggara menyebut emua atlet telah divaksinasi lengkap sebagai syarat untuk mengikuti kejuaraan ini.

Sebagai tindakan pencegahan, semua anggota delegasi Jepang yang tersisa akan diminta untuk tidak berbagi ruang bersama dengan delegasi lain.

Dikatakan anggota tim Jepang akan sebanyak mungkin, ditempatkan secara independen untuk mencegah penyebaran kontaminasi di dalam delegasi Jepang.

Wabah ini terjadi di tengah lonjakan infeksi di seluruh Amerika Serikat ketika varian baru Covid-19 mulai menyebar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal Timnas Indonesia Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, 18 Tim dan Sistem Pertandingan

Jadwal Timnas Indonesia Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, 18 Tim dan Sistem Pertandingan

Timnas Indonesia
Jelang Inggris vs Serbia: John Stones Diragukan Tampil karena Sakit

Jelang Inggris vs Serbia: John Stones Diragukan Tampil karena Sakit

Internasional
Rakernas PB PBI Hasilkan Perubahan AD/ART, Perlu Regenerasi Atlet Boling

Rakernas PB PBI Hasilkan Perubahan AD/ART, Perlu Regenerasi Atlet Boling

Olahraga
Persija Bebas dari Sanksi FIFA

Persija Bebas dari Sanksi FIFA

Liga Indonesia
Saran Penting Indra Sjafri untuk Pemain Timnas U20 Indonesia

Saran Penting Indra Sjafri untuk Pemain Timnas U20 Indonesia

Timnas Indonesia
Guendogan: Kesempatan Sekali Seumur Hidup, Bela Panzer di Negara Sendiri

Guendogan: Kesempatan Sekali Seumur Hidup, Bela Panzer di Negara Sendiri

Internasional
Stefano Beltrame: Bawa Persib Juara Lebih Berkesan daripada Scudetto di Juventus

Stefano Beltrame: Bawa Persib Juara Lebih Berkesan daripada Scudetto di Juventus

Liga Indonesia
Euro 2024: Mbappe Siap Bawa Perancis Ukir Sejarah, Harap Bertemu Jerman di Final

Euro 2024: Mbappe Siap Bawa Perancis Ukir Sejarah, Harap Bertemu Jerman di Final

Internasional
Mimpi Buruk Gelandang Belanda Setelah Gagal Tampil di Euro 2024

Mimpi Buruk Gelandang Belanda Setelah Gagal Tampil di Euro 2024

Internasional
Malut United Resmikan Kedatangan Adriano Castanheira

Malut United Resmikan Kedatangan Adriano Castanheira

Liga Indonesia
Legenda Lakers Jerry West Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Legenda Lakers Jerry West Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Internasional
Jadwal Euro 2024, Jerman Vs Skotlandia Jadi Pembuka

Jadwal Euro 2024, Jerman Vs Skotlandia Jadi Pembuka

Internasional
Euro 2024, Emre Can Masuk ke Timnas Jerman Usai Pavlovic Radang Amandel

Euro 2024, Emre Can Masuk ke Timnas Jerman Usai Pavlovic Radang Amandel

Internasional
Frank Wormuth Tak Melihat Jerman sebagai Favorit di Piala Eropa 2024

Frank Wormuth Tak Melihat Jerman sebagai Favorit di Piala Eropa 2024

Internasional
Thomas Doll Berpisah dengan Persija, Ikatan Keluarga Jadi Alasan

Thomas Doll Berpisah dengan Persija, Ikatan Keluarga Jadi Alasan

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com