Kompas.com - 17/07/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Point guard China, Zhao Rui, mengatakan laga melawan timnas basket Indonesia di playoff FIBA Asia Cup 2022 akan sulit.

China melangkah ke playoff sebagai tim peringkat kedua Grup B setelah mengalahkan Taiwan 95-80 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (16/7/2022) malam WIB.

Laga China vs Taiwan tak hanya penting bagi kedua tim itu, melainkan juga Indonesia.

Sebab, Indonesia harus mengalahkan tim pemenang dalam pertandingan tersebut untuk lolos ke perempat final sekaligus memastikan tiket berlaga di FIBA World Cup 2023.

Indonesia sendiri finis ketiga di klasemen Grup A FIBA Asia Cup 2022 usai dibekuk Australia 53-78.

Baca juga: Hasil Indonesia Vs Australia FIBA Asia Cup: Merah Putih Tumbang, Potensi Lawan Sang Raja di Playoff

Pada babak perempat final nanti, pemenang antara Indonesia dan China sudah dinanti Lebanon yang lolos langsung sebagai juara Grup D.

"Dibandingkan pertandingan game pertama dan kedua, permainan kami lebih baik karena banyak pemain yang sudah pulih dan bisa memperkuat tim," ucap Zhao Rui dalam rilis Panpel FIBA Asia Cup 2022 yang diterima Kompas.com.

"Indonesia bermain bagus, akan susah untuk melawan mereka," katanya soal perfoma Indonesia.

"Ini tantangan untuk kami agar bermain lebih tenang dengan atmosfer seperti ini dan menjalankan strategi pelatih," ujarnya menambahkan.

Baca juga: FIBA Asia Cup 2022: Bukti Cinta Suporter kepada Timnas Basket Indonesia

Pertandingan China vs Taiwan berjalan berlangsung ketat sejak awal. Center China, Wang Zelin, membuka skor yang dibalas satu free throw masuk William Artino.

Setelahnya, China melesat dengan keunggulan 9-1 lewat tembakan Wang Zelin saat pertandingan baru berjalan 2 menit 20 detik.

Taiwan berusaha keras mengejar, tapi masih tertinggal 19-28 pada kuarter pertama. 

Memasuki kuarter kedua, Taiwan bermain lebih taktis. Namun, China berhasil menjaga keunggulan dari kuarter pertama dan menambahnya dengan tipis pada akhir kuarter kedua untuk unggul 54-43.

Baca juga: BERITA FOTO: Indonesia Tumbang Kontra Australia di FIBA Asia Cup

Taiwan kemudian menggebrak pada awal kuarter ketiga dengan mencetak lima poin beruntun yang memaksa pelatih China, Du Feng, mengambil time out. 

Selepas itu, China memasukkan tembakan tiga angka melaui Rui Zhao. Setelahnya, pertarungan terus berjalan ketat. 

Taiwan berupaya mengejar, tapi kesulitan menempel dan mengakhiri kuarter ketiga dengan skor 74-65, masih untuk keunggulan China.

China yang lebih bertenaga karena merotasi pemain dengan baik kemudian melesat pada kuarter akhir untuk menutup skor 95-80.

Baca juga: Hasil Lengkap FIBA Asia Cup 2022: Indonesia Takluk dari Juara Bertahan, Lawan China di Playoff

Enam pemain Cina mencetak dobel digit, yakni Wang Zhelin (17 poin), Sun Minghui (16 poin), Zhao Rui (15 poin), Xu Jie (13 poin), dan  Zhou Qi dan Hu Mingxuan yang sama-sama mencetak 10 angka.

Pertandingan antara timnas basket Indonesia dan China di playoff perempat final FIBA Asia Cup 2022 akan tersaji pada Senin (18/7/2022).

China menjadi ujian berat bagi tim Merah Putih mengingat sang lawan merupakan tim tersukses di Piala Asia dengan jumlah 16 gelar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia U20 2023, Shin Tae-yong Sudah Serahkan Daftar Calon Pemain Naturalisasi ke PSSI

Piala Dunia U20 2023, Shin Tae-yong Sudah Serahkan Daftar Calon Pemain Naturalisasi ke PSSI

Liga Indonesia
Perancis di UEFA Nations League: Nyaris Degradasi sebagai Juara Bertahan, Buat Rapor Terburuk

Perancis di UEFA Nations League: Nyaris Degradasi sebagai Juara Bertahan, Buat Rapor Terburuk

Internasional
Permintaan Maaf Bagnaia Usai Crash pada Lap Terakhir MotoGP Jepang 2022

Permintaan Maaf Bagnaia Usai Crash pada Lap Terakhir MotoGP Jepang 2022

Motogp
Persebaya Kena Sanksi akibat Kerusuhan Suporter, Bisa Rugi Lebih dari Rp 6 Miliar

Persebaya Kena Sanksi akibat Kerusuhan Suporter, Bisa Rugi Lebih dari Rp 6 Miliar

Liga Indonesia
Kalah Tipis dari Indonesia, Curacao Siap Balas pada Pertemuan Kedua

Kalah Tipis dari Indonesia, Curacao Siap Balas pada Pertemuan Kedua

Sports
MotoGP Jepang 2022, Apa Penyebab Aleix Espargaro Start dari Pit Lane?

MotoGP Jepang 2022, Apa Penyebab Aleix Espargaro Start dari Pit Lane?

Motogp
Ketua Umum FFI Sambut dan Apresiasi Camaro Futsal Competition IV 2022

Ketua Umum FFI Sambut dan Apresiasi Camaro Futsal Competition IV 2022

Sports
Jadwal UEFA Nations League: Inggris Vs Jerman, Cristiano Ronaldo dkk Lawan Spanyol

Jadwal UEFA Nations League: Inggris Vs Jerman, Cristiano Ronaldo dkk Lawan Spanyol

Internasional
King's Cup 2022: Malaysia Gagal Juara, Thailand Raih Tempat Ketiga

King's Cup 2022: Malaysia Gagal Juara, Thailand Raih Tempat Ketiga

Internasional
Jadwal Timnas Indonesia Vs Curacao, Tekad Lawan Balas Kekalahan

Jadwal Timnas Indonesia Vs Curacao, Tekad Lawan Balas Kekalahan

Liga Indonesia
Tiga Derita Persebaya akibat Kerusuhan pada Laga Pekan Ke-10 Liga 1

Tiga Derita Persebaya akibat Kerusuhan pada Laga Pekan Ke-10 Liga 1

Liga Indonesia
Klasemen UEFA Nations League: Kroasia dan Belanda ke Semifinal

Klasemen UEFA Nations League: Kroasia dan Belanda ke Semifinal

Internasional
Malaysia di King's Cup 2022: Pertajam Rekor Lawan Thailand, Kalah di Final

Malaysia di King's Cup 2022: Pertajam Rekor Lawan Thailand, Kalah di Final

Internasional
Hasil Lengkap UEFA Nations League: Perancis Kalah Lagi, Kroasia dan Belanda Lolos

Hasil Lengkap UEFA Nations League: Perancis Kalah Lagi, Kroasia dan Belanda Lolos

Internasional
Penyebab Bagnaia Merana di MotoGP Jepang: Terlalu Berambisi Kejar Quartararo

Penyebab Bagnaia Merana di MotoGP Jepang: Terlalu Berambisi Kejar Quartararo

Motogp
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.