Kompas.com - 03/07/2022, 21:40 WIB

KOMPAS.com - Tim Honda Racing Indonesia meraih gelar juara pada putaran kedua balapan Indonesian Sentul Series of Motorsports (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2022).

Tim Honda Racing Indonesia menurunkan tiga pebalap di tiga kelas berbeda, yakni Avila Bahar (Kejurnas ITCR 1.500), Nufal Rafif Busro (ITCR 1.200) dan Alvin Bahar di kelas ISTCR 3.600.

Ketiga pebalap tersebut kompak menyabet gelar juara di kelas masing-masing. Avila Bahar tampil cemerlang sejak start hingga finis 12 lap di posisi terdepan.

Mengawali balapan dari posisi kedua, Avila tanpa kesulitan bisa langsung mengambil posisi terdepan.

Sempat terjadi sedikit salah pengertian dalam pengereman di beberapa lap terakhir antara Avila dan Ferrel Fadhil.

Baca juga: MXGP Indonesia: Sapu Bersih 2 Balapan, Tim Gajser Nikmati Akhir Pekan di Sumbawa

Namun, akhirnya masalah bisa teratasi sehingga posisi Avila di depan sama sekali tak goyah hingga finis. 

Avila yang tampil dengan Honda City Hatchback menyatakan kalau pacuannya masih butuh research lebih dalam lagi.

Namun, ia punya pengalaman juara di Malaysia Championship Series dua pekan lalu, sehingga merasa masih on fire saat balapan lagi di Sirkuit Sentul. 

“Saya benar-benar merasa beruntung sekali bisa balapan di Malaysia, karena ada banyak pelajaran yang bisa saya terapkan di sini dan itu sangat berguna,” ucap Avila dalam keterangan yang diterima Kompas.com dari Honda. 

Baca juga: Nobar Le Mans 24 Hours, Dukungan bagi Anak Bangsa di Balapan Legendaris

Di sisi lain, Naufal Rafif Busro, pebalap muda berusia 16 tahun yang beraksi dengan Honda Brio-nya pun tak kalah gemilang.

Naufal mampu mengamankan posisi terdepan sejak start di posisi pertama hingga menyudahi 12 lap. 

Setelah Avila Bahar dan Naufal, pebalap senior Alvin Bahar yang juga Direktur Tim Honda Racing Indonesia makin terpacu. 

Alvin yang tampil di kelas Kejurnas ISTCR 3600 dengan Honda Civic type R, bermain tenang dan sejak start hingga finis tetap di posisi terdepan. Menurut Alvin, tak ada strategi istimewa yang ia terapkan. 

“Saya memang tak terlalu nge-push sejak start karena buat saya terpenting bisa menjaga jarak saja, dan akhirnya saya memang bermain aman," ujar Alvin.

"Mobil ini baru dipakai, belum pernah simulasi, jadi memang sambil belajar saja. Seri lalu kan dipakai saya justru tidak finis, knalpotnya lepas, jadi memang benar-benar sambil jalan-jalan, ingin lebih tahu bagaimana mobil ini," ujar dia. 

"Ternyata cukup oke hingga bisa finis di depan,” ujar juara nasional delapan kali ini.

Alvin Bahar pun berharap tiga podium juara yang diraih di putaran kedua ini bisa kembali terulang pada putaran ketiga ISOM yang akan digelar pada 6-7 Agustus 2022. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.