Persija Jakarta Bantah Tuduhan Marko Simic soal Tunggakan Gaji

Kompas.com - 27/04/2022, 15:44 WIB

KOMPAS.com - Striker asing Kroasia, Marko Simic, menyudahi kisahnya bersama Persija Jakarta dengan catatan sedikit tercoreng.

Marko Simic mengklaim Persija Jakarta menunggak gajinya selama satu tahun.

"Dengan berat hati, saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun," tulis Marko Simic dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

"Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi, momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya," tutur Simic melanjutkan.

Baca juga: Perselisihan Marco Simic-Persija Ingatkan soal 2 Klub Disanksi FIFA karena Tunggak Gaji Pemain

"Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini. Beberapa orang membahayakan karier saya dan hal ini tidak akan pernah bisa saya terima," ujar pemain 34 tahun itu.

Jawaban Persija Jakarta

Akan tetapi, Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, membantah tuduhan Marko Simic.

Prapanca menegaskan Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum sekaligus menganggap tuduhan Marko Simic tidak benar.

Berikut jawaban Persija Jakarta atas tuduhan Marko Simic seperti yang diterima oleh Kompas.com.

Baca juga: Marko Simic Berpisah dengan Persija: 2 Klub Liga 1 Dirumorkan Jadi Pelabuhan Selanjutnya

"Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum. Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar selama satu tahun.

Adapun penyesuaian gaji yang diberlakukan mengacu pada keputusan dari PSSI terkait pemberhentian kompetisi karena adanya pandemi Covid-19. Dasarnya adalah Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020.

Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya. Namun pada perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya. 

Di sisi lain, Marko Simic tetap menerima jumlah gaji yang telah disesuaikan tersebut tanpa keluhan apa pun. Dalam prosesnya Persija Jakarta terus berupaya untuk menyamakan pemahaman terkait adendum selanjutnya. 

Pada dasarnya, Persija Jakarta adalah klub yang selalu mendukung karier pemain. Tidak benar jika Persija berniat membahayakan karier seorang pemain, terlebih lagi pemain tersebut telah berjuang bersama-sama dan meraih banyak prestasi. Sementara itu, Persija akan selalu mengikuti proses yang akan terjadi ke depannya."

Baca juga: Sengketa Kontrak Simic-Persija, APPI Jelaskan Pasal yang Jadi Sandaran Sang Bomber

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Presiden 2022, Pertemuan Terakhir PSIS Vs Arema FC Tak Bisa Jadi Tolak Ukur

Piala Presiden 2022, Pertemuan Terakhir PSIS Vs Arema FC Tak Bisa Jadi Tolak Ukur

Liga Indonesia
120 Player Esports Tampil di FORNAS VI Palembang

120 Player Esports Tampil di FORNAS VI Palembang

Sports
Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB Bakal Digelar di Palangkaraya

Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB Bakal Digelar di Palangkaraya

Sports
Dua Sisi Timnas U19 Indonesia: Gawang Steril, Lini Serang Jadi Masalah

Dua Sisi Timnas U19 Indonesia: Gawang Steril, Lini Serang Jadi Masalah

Sports
Jadwal Siaran Langsung Piala Presiden 2022: Semifinal PSIS Vs Arema FC

Jadwal Siaran Langsung Piala Presiden 2022: Semifinal PSIS Vs Arema FC

Liga Indonesia
Luapan Kecewa Jojo Usai Tersingkir dari Malaysia Masters 2022: Wasit Kurang Tegas...

Luapan Kecewa Jojo Usai Tersingkir dari Malaysia Masters 2022: Wasit Kurang Tegas...

Badminton
Playoff IBL 2022 di C-Tra Arena, Keuntungan Prawira Bandung

Playoff IBL 2022 di C-Tra Arena, Keuntungan Prawira Bandung

Sports
Link Live Streaming Malaysia Masters 2022, Ginting Didukung Rekor Sempurna

Link Live Streaming Malaysia Masters 2022, Ginting Didukung Rekor Sempurna

Sports
Malaysia Masters 2022: Chico Makin Percaya Diri Jelang Lawan Wakil Thailand

Malaysia Masters 2022: Chico Makin Percaya Diri Jelang Lawan Wakil Thailand

Badminton
Klasemen Piala AFF U19 2022: Indonesia Melorot, Grup Malaysia Sengit

Klasemen Piala AFF U19 2022: Indonesia Melorot, Grup Malaysia Sengit

Sports
Piala Presiden 2022: PSS Sleman Punya Rekor Bagus Lawan Borneo FC

Piala Presiden 2022: PSS Sleman Punya Rekor Bagus Lawan Borneo FC

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Mandul Lawan Vietnam dan Thailand, Apa yang Salah?

Timnas U19 Indonesia Mandul Lawan Vietnam dan Thailand, Apa yang Salah?

Sports
Jadwal Malaysia Masters 2022: 12 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar

Jadwal Malaysia Masters 2022: 12 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar

Badminton
Piala AFF U19 2022: Gawang Cahya Supriadi Masih Suci, Pelatih Thailand Memuji

Piala AFF U19 2022: Gawang Cahya Supriadi Masih Suci, Pelatih Thailand Memuji

Liga Indonesia
Piala Presiden 2022: Pelatih Borneo FC Akui PSS Kuat Main di Kandang

Piala Presiden 2022: Pelatih Borneo FC Akui PSS Kuat Main di Kandang

Liga Indonesia
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.