Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Latihan Penguatan: Isometrik, Isotonik, dan Isokinetik

Kompas.com - 22/04/2022, 08:00 WIB
Mochamad Sadheli

Penulis

KOMPAS.com - Latihan ini tidak memerlukan alat-alat yang khusus dan berharga mahal serta tidak memerlukan waktu yang lama adalah keuntungan latihan isometrik.

Isometrik adalah salah satu dari tiga jenis latihan penguatan otot berdasarkan tipe kontraksi.

Dikutip dari makalah Metode Meningkatkan Kekuatan dan Ketahanan Otot dengan Berat Badan Sendiri karya Suharjana (FIK UNY), tiga latihan kekuatan tersebut yaitu isometrik, isotonik dan isokinetik.

3 Latihan Kekuatan Berdasarkan Tipe Kontraksi Otot

Latihan Isometrik

Latihan isometrik adalah bentuk latihan statik, otot berkontraksi, dan menghasilkan force tanpa perubahan panjang otot dan sedikit/tanpa gerakan sendi.

Baca juga: 10 Komponen Kebugaran Jasmani dalam Kesehatan dan Performa

Seperti yang dijelaskan di awal, latihan ini tidak memerlukan alat-alat yang khusus dan berharga mahal serta tidak memerlukan waktu yang lama adalah keuntungan latihan isometrik.

Sebab, gerakan isometrik berupa peregangan otot (stretching) dan dilakukan tanpa berpindah tempat.

Apa saja latihan isometrik? Melihat pengertian di atas, beberapa latihan isometrik di antaranya seperti plank, bridge, wall sit, dll.

Keuntungan latihan isometrik

  • Dapat dilakukan dalam posisi sembarang
  • Tidak memerlukan alat yang khusus dan mahal
  • Tidak memerlukan waktu yang lama
  • Dapat mengembangkan kekuatan pada setiap sendi yang diperlukan
  • Tidak akan menimbulkan sakit otot
  • Pada waktu atlet harus istirahat karena cedera, latihan ini tetap dapat dilakukan.

Baca juga: Mengenal Unsur Kebugaran Jasmani Kecepatan

Latihan Isotonik

Latihan penguatan isotonik adalah latihan penguatan dinamik dengan beban konstan, otot berkontraksi memanjang (eksentrik) atau memendek (konsentrik) di sepanjang luas gerak sendinya.

Pengertian lainnya, latihan isotonik jenis latihan dinamis dengan kontraksi otot yang menggunakan beban konstan dan terjadi perubahan panjang otot pada lingkup gerak sendi.

Contoh latihan isotonik yaitu push-up, pull-up, squat jump, bench-press, dll.

Latihan yang disebutkan di atas termasuk latihan isotonik karena melibatkan pergerakan pada sendi sembari anda memberikan beban dan tegangan yang sama pada otot.

Baca juga: Bentuk Latihan Kelentukan untuk Kebugaran Jasmani

Keuntungan latihan isotonik

  • Ruang geraknya lebih luas sehingga menjamin tetap terlatihnya kelentukan
  • Turut berkembangnya daya tahan bersamaan dengan perkembangan kekuatan
  • Secara psikologis lebih memberikan kepuasan

Latihan Isokinetik

Latihan isokinetik adalah latihan dengan gerak terkendali, sehingga gerakan terjadi melalui rentang sendi pada kecepatan angular konstan selama otot memendek atau memanjang dengan beban dapat bervariasi.

Latihan ini jarang digunakan karena memerlukan peralatan isokinetik dan hubungannya dengan aktivitas fungsional belum jelas.

Baca juga: Jenis Latihan Kekuatan dalam Kebugaran Jasmani

Kontraksi isokinetik lebih baik jika dibandingkan dengan kontraksi isometrik dan isotonik karena latihan ini menggunakan alat berlatih/mesin yang khusus sehingga memungkinkan otot berkontraksi secara cepat dan konstan melalui seluruh ruang geraknya.

Contoh latihan isokinetik adalah angkat beban, melempar bola, menembak bola basket, dll.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Cristiano Ronaldo Raja Piala Eropa, Rekor Keterlibatan Gol

Internasional
Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Lionel Messi Ikon Dunia, Bawa Perubahan yang Menguntungkan MLS

Internasional
Mbappe Dua Gol lawan Tim Cadangan Paderborn, Adaptasi dengan Masker

Mbappe Dua Gol lawan Tim Cadangan Paderborn, Adaptasi dengan Masker

Internasional
Fenomena Piala Eropa 2024, Enam Gol Bunuh Diri Jadi Primadona

Fenomena Piala Eropa 2024, Enam Gol Bunuh Diri Jadi Primadona

Internasional
Hasil Turkiye Vs Portugal 0-3: Rekor Assist Ronaldo dan Gol Bunuh Diri Keenam, Selecao ke 16 Besar!

Hasil Turkiye Vs Portugal 0-3: Rekor Assist Ronaldo dan Gol Bunuh Diri Keenam, Selecao ke 16 Besar!

Internasional
Euro 2024: Kante Luar Biasa Cerdas, Berbeda dan Pandai 'Mencuri'

Euro 2024: Kante Luar Biasa Cerdas, Berbeda dan Pandai "Mencuri"

Internasional
Alasan Regulasi UEFA Tak Perbolehkan Jerman Pakai Jersey Pink Melawan Swiss

Alasan Regulasi UEFA Tak Perbolehkan Jerman Pakai Jersey Pink Melawan Swiss

Internasional
Endrick Tidak Terburu-buru Mengincar Posisi Starter di Timnas Brasil

Endrick Tidak Terburu-buru Mengincar Posisi Starter di Timnas Brasil

Internasional
Hasil Georgia vs Ceko 1-1: Gol Dada Shick Selamatkan Narodni dari Kekalahan

Hasil Georgia vs Ceko 1-1: Gol Dada Shick Selamatkan Narodni dari Kekalahan

Internasional
Bayern Muenchen Tuntaskan Transfer Michael Olise dari Premier League

Bayern Muenchen Tuntaskan Transfer Michael Olise dari Premier League

Bundesliga
Claudio Bravo dan Paolo Guerrero Torehkan Rekor di Copa America 2024

Claudio Bravo dan Paolo Guerrero Torehkan Rekor di Copa America 2024

Internasional
Link Live Streaming Turkiye Vs Portugal, Kickoff 23.00 WIB

Link Live Streaming Turkiye Vs Portugal, Kickoff 23.00 WIB

Internasional
Gareth Southgate Nilai Timnas Inggris Punya Keterbatasan Fisik

Gareth Southgate Nilai Timnas Inggris Punya Keterbatasan Fisik

Internasional
Turkiye Vs Portugal, Alasan Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

Turkiye Vs Portugal, Alasan Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

Internasional
Perancis Buntu Lawan Belanda, Tanpa Mbappe Les Bleus Berbeda

Perancis Buntu Lawan Belanda, Tanpa Mbappe Les Bleus Berbeda

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com