Kompas.com - 07/04/2022, 06:24 WIB

HAVANA, KOMPAS.com - Olahraga tinju Kuba akhirnya bangkit tahun ini, 2022.

Sebelumnya, tinju adalah hal tabu di Kuba.

Pasalnya, sejak 1959, pemimpin Kuba kala itu, Fidel Castro melarang olahraga tinju.

Saat ini, semuanya berubah.

Beberapa petinju ternama Kuba bergabung dalam sirkuit tinju profesional.

Mereka tergabung dalam tim Domadores de Cuba yang akan berpartisipasi tahun ini pada beberapa liga tinju profesional.

Baca juga: Mei 2022, Debut Profesional Petinju Kuba

Tim ini, sebagaimana warta Reuters pada Selasa (5/4/2022), meneken kontrak dengan perusahaan Golden Ring Promotions asal Meksiko.

Penandatanganan kerja sama ini terjadi pada Senin (4/4/2022), menurut informasi televisi negara Kuba.

"Para petinju kami akan menjadi petinju profesional dan juara Olimpiade," kata pelatih tim nasional tinju Kuba, Rolando Acebal.

3 Tahun

Warga berseru mengecam pemerintah dalam aksi protes menentang dan mendukung pemerintah, ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Havana, Kuba, Minggu (11/7/2021).ANTARA FOTO/REUTERS/ALEXANDRE MENEGHINI Warga berseru mengecam pemerintah dalam aksi protes menentang dan mendukung pemerintah, ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Havana, Kuba, Minggu (11/7/2021).

Sementara itu, Presiden Federasi Tinju Kuba Alberto Puig mengatakan bahwa beberapa petinjunya akan memulai debut profesional di Meksiko pada Mei 2022.

Alberto Puig mengatakan panggung pertama dari satu tim beranggotakan lima hingga petinju akan beraksi pasca-penandatanganan kesepakatan tersebut.

"Panjang kontrak petinju adalah tiga tahun dari sekarang," ucap Alberto Puig.

Pada kontrak itu, termaktub aturan bahwa para petinju akan mendapat 80 persen dari uang kontrak.

Lantas, 15 persen dari uang kontrak menjadi bagian untuk dana pelatih.

Ada lagi dana 5 persen dari uang kontrak yang menjadi porsi bagi staf medis.

Saat ini, pada sebuah tempat gim di Havana, olahraga tinju masih menjadi pertunjukan hiburan.

"Kebangkitan olahraga tinju di Kuba akan menjadi sebuah harapan," kata salah seorang pelatih tinju Kuba, Alberto Gonzales.

Alberto Gonzales mengatakan bahwa olahraga tinju profesional adalah keuntungan bagi kebangkitan ekonomi di Kuba.

"Kebangkitan ini juga akan menjadi penolong bagi kondisi ekonomi keluarga petinju," imbuh Alberto Gonzales.

Sejatinya, tim Domadores de Cuba sudah berkompetisi sejak 2014.

Tim ini menjadi bagian dari kompetisi Seri Tinju Dunia (WSB).

WSB adalah turnamen tinju semiprofesional dunia.

Pada turnamen WSB, para petinju tidak menggunakan pengaman kepala.

Hingga 2018, Domadores de Cuba memenangi tiga dari lima turnamen WSB.

Sejak Olimpiade 1972, Kuba memenangi 41 medali emas dari cabang olahraga tinju.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Tiang Gawang Jadi Penyelamat Garuda Nusantara

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Tiang Gawang Jadi Penyelamat Garuda Nusantara

Liga Indonesia
HT Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Nusantara Kerap Terjebak Offside, Skor Imbang 0-0

HT Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Nusantara Kerap Terjebak Offside, Skor Imbang 0-0

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: 2 Peluang dalam 1 Menit

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: 2 Peluang dalam 1 Menit

Sports
5 Laga ONE Championship Terbaik pada Paruh Pertama 2022: Ada Aksi Petarung Indonesia

5 Laga ONE Championship Terbaik pada Paruh Pertama 2022: Ada Aksi Petarung Indonesia

Sports
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Ketum PSSI Beberkan Laporan dari Shin Tae-yong

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Ketum PSSI Beberkan Laporan dari Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Terjebak 3 Offside dalam 15 Menit Awal

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Garuda Terjebak 3 Offside dalam 15 Menit Awal

Sports
Kurniawan Dwi Yulianto Segera Terbang ke Klub Liga Italia Como 1907

Kurniawan Dwi Yulianto Segera Terbang ke Klub Liga Italia Como 1907

Liga Indonesia
Lisandro Martinez, Satu Peluru untuk Tiga Masalah Man United

Lisandro Martinez, Satu Peluru untuk Tiga Masalah Man United

Liga Inggris
Final Malaysia Open 2022: Rekor Pertemuan Axelsen Vs Kento Momota

Final Malaysia Open 2022: Rekor Pertemuan Axelsen Vs Kento Momota

Sports
Rekap Malaysia Open 2022: Fajar/Rian dan Apriyani/Fadia Menang, Indonesia Punya 2 Wakil di Final

Rekap Malaysia Open 2022: Fajar/Rian dan Apriyani/Fadia Menang, Indonesia Punya 2 Wakil di Final

Badminton
Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Ferrari Kapten

Susunan Pemain Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Ferrari Kapten

Sports
Monza Punya Ide Gila, Duetkan Icardi dan Dybala!

Monza Punya Ide Gila, Duetkan Icardi dan Dybala!

Liga Italia
Ke Final Malaysia Open 2022, Fajar/Rian Bikin Lawan Tertekan di Rumah Sendiri

Ke Final Malaysia Open 2022, Fajar/Rian Bikin Lawan Tertekan di Rumah Sendiri

Badminton
Hasil Malaysia Open 2022: Penantian Pahit Jonatan Christie

Hasil Malaysia Open 2022: Penantian Pahit Jonatan Christie

Sports
Hasil Piala AFF U19 2022: Diwarnai Kartu Merah, Thailand Menang 1-0 atas Filipina

Hasil Piala AFF U19 2022: Diwarnai Kartu Merah, Thailand Menang 1-0 atas Filipina

Liga Indonesia
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.